Menu

Mode Gelap
Didirikan 9 Sinode Gereja Besar di SUMUT, Organisasi  “Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara” (PWGSU) Siap Mewadahi Warga Gereja Diaspora Dalam Membangun SUMUT dan Bangsa Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026 Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali EVA MULIA CLINIC DAPAT AWARD BRAND FOR GOOD 2026 *Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian* Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026

TNI

*TNI AD Perkuat Penanganan Banjir, Longsor, dan Putusnya Jembatan di Tapanuli Tengah*

Avatar photobadge-check

TAPANULI TENGAH, tniad.mil.id — Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa TNI AD telah mengerahkan personel secara maksimal untuk menangani banjir, tanah longsor, dan putusnya jembatan yang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga.

Kadispenad menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Indonesia menyebabkan bencana alam di berbagai titik, termasuk di Sumatera Utara. Menindaklanjuti laporan dari satuan kewilayahan, TNI AD segera mengaktifkan langkah tanggap darurat untuk memperkuat penanganan di lapangan.

Ia memastikan bahwa pengerahan personel dan perlengkapan pendukung dilakukan sejak awal kejadian, termasuk pengiriman prajurit dari Kodam I/Bukit Barisan yang dilengkapi sarana operasi penanganan bencana. “Pengerahan pasukan dari Kodam I/BB itu sekitar 200 lebih ya. Sudah berangkat lengkap dengan alat berat, tim kesehatan, tim perbekalan maupun dapur umum,” ujar Kadispenad.

Di wilayah Mandailing Natal, Kodim 0212/Tapanuli Selatan juga mengerahkan personel untuk membantu penanganan banjir, longsor, serta putusnya Jembatan Hutaborgot di Kecamatan Panyabungan pada Kamis (27/11/2025). Hujan deras berhari-hari memicu luapan sungai dan pergerakan tanah yang berdampak pada permukiman dan akses transportasi.

Personel Kodim 0212/TS diterjunkan untuk mengevakuasi warga, membersihkan material longsor, serta mengamankan jalur vital yang terdampak, termasuk titik jembatan yang terputus akibat derasnya arus sungai. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memastikan pemulihan berjalan efektif.

READ  *TNI AL - WUJUDKAN INDONESIA ASRI, PRAJURIT JALASENA BERSINERGI DENGAN INSTANSI MARITIM "GEMPUR" SAMPAH DI DERMAGA PONDOK DAYUNG*

Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., menegaskan bahwa respons cepat dilakukan untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat. “Kami fokus pada evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan pemulihan akses yang terputus. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” pungkas Dandim.

Berdasarkan data terbaru, bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengakibatkan 34 orang meninggal dunia dan 52 orang masih dalam pencarian. TNI AD terus memperkuat dukungan di lapangan guna membantu percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026

18 April 2026 - 09:10 WIB

*Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian*

17 April 2026 - 12:07 WIB

Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026

17 April 2026 - 12:05 WIB

Kunjungan Pangdivif 2 Kostrad di Yonkav 8, Perkuat Soliditas dan Kebanggaan Prajurit

17 April 2026 - 07:06 WIB

Bangun Soliditas, Pangdivif 1 Kostrad Lari 5K Bersama Prajurit

17 April 2026 - 07:03 WIB

Trending di TNI