Menu

Mode Gelap
BEM “PERSATUAN INDONESIA” Gelar Aksi  “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi” Beri Dukungan Kesehatan Keliling, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Perbatasan Pindah Satuan Prajurit Yonif 323 Kostrad, Danyon Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Prajurit Jaga Stamina dan Profesionalisme, Divif 1 Kostrad Gelar Lari Aerobik 7K Yonif 320 Kostrad Gelar Penyuluhan Kesehatan Jantung bagi Prajurit dan Persit Yonzipur 10 Kostrad Asah Kemampuan Nunika dan Jihandak Melalui Mobile Training Team

TNI

*Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian*

Avatar photobadge-check

JAKARTA, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mendorong prajurit TNI AD untuk terus menguasai kemampuan siber sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan perang modern. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung babak final Waskita Manunggal Siber (WMS) Tournament 2026 yang digelar Pusat Siber TNI Angkatan Darat (Pussiberad), Kamis (16/4/2026).

Ajang WMS 2026 menjadi wadah strategis untuk mengukur sekaligus membuktikan kemampuan talenta siber, baik dari kalangan prajurit TNI AD maupun peserta umum dari berbagai latar belakang. Turnamen ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-6 Pussiberad.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menegaskan bahwa penguasaan ruang siber tidak bisa dilakukan secara instan. “Jika kita baru belajar siber saat menghadapi penugasan, maka itu sudah terlambat. Dibutuhkan keahlian nyata untuk memenangkan pertempuran di ruang digital,” tegasnya.

Kompetisi ini diikuti oleh 18 tim pada kategori TNI AD Plus dan 244 tim pada kategori umum yang berasal dari kementerian/lembaga, profesional, mahasiswa, hingga pelajar. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring dengan format _Capture The Flag_ (CTF) yang menguji kemampuan teknis peserta di berbagai bidang keamanan siber, seperti _Web Exploitation, Open-Source Intelligence (OSINT), Digital Forensic, Cryptography, dan AI Security_.

Pada kategori TNI AD Plus, Tim Siber Kopassus berhasil meraih juara pertama, disusul Sansidam XII/Tanjungpura dan Sansidam IV/Diponegoro. Sementara pada kategori umum, 10 tim terbaik melaju ke babak final yang digelar secara luring di Gedung Siber Pussiberad dengan format _King of The Hill_ (KoTH) berbasis kemampuan serangan dan pertahanan secara _real-time_.

READ  Yonbekang 2 Kostrad Gelar RAT 2025, Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Prajurit

Dari hasil akhir, Tim Institut Persandian Bogor keluar sebagai juara pertama kategori umum, diikuti Tim Siberian di posisi kedua dan Tim Telsec-86 di posisi ketiga. Para pemenang dijadwalkan menerima penghargaan pada puncak peringatan HUT ke-6 Pussiberad pada 21 April 2026 di Markas Pussiberad.

Melalui ajang ini, TNI AD berharap semakin banyak talenta siber unggul yang dapat berkontribusi dalam memperkuat pertahanan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan digital Indonesia di tengah dinamika ancaman global yang semakin kompleks. *(Dispenad)*

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Beri Dukungan Kesehatan Keliling, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Perbatasan

19 Juni 2026 - 10:48 WIB

Pindah Satuan Prajurit Yonif 323 Kostrad, Danyon Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas Prajurit

19 Juni 2026 - 10:47 WIB

Jaga Stamina dan Profesionalisme, Divif 1 Kostrad Gelar Lari Aerobik 7K

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Yonif 320 Kostrad Gelar Penyuluhan Kesehatan Jantung bagi Prajurit dan Persit

19 Juni 2026 - 10:43 WIB

Yonzipur 10 Kostrad Asah Kemampuan Nunika dan Jihandak Melalui Mobile Training Team

19 Juni 2026 - 10:42 WIB

Trending di TNI