Menu

Mode Gelap
Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali EVA MULIA CLINIC DAPAT AWARD BRAND FOR GOOD 2026 *Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian* Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026 Kunjungan Pangdivif 2 Kostrad di Yonkav 8, Perkuat Soliditas dan Kebanggaan Prajurit Bangun Soliditas, Pangdivif 1 Kostrad Lari 5K Bersama Prajurit

Berita

Sultan Paser 18 dan Investor Rectitude Tinjau Peluang Energi Hijau di IKN

badge-check


					Sultan Paser 18 DR. M.H Andrian ST., MBA dari PT Royal Nusantara Raya Group membawa investor Rectitude meninjau peluang investasi energi hijau, ketahanan pangan, dan produk safety equipment serta hardware di IKN. Perbesar

Sultan Paser 18 DR. M.H Andrian ST., MBA dari PT Royal Nusantara Raya Group membawa investor Rectitude meninjau peluang investasi energi hijau, ketahanan pangan, dan produk safety equipment serta hardware di IKN.

INTELPOST.COM, BALIKPAPAN –

Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menarik minat investor asing. Founder PT Royal Nusantara Raya Group sekaligus King of Nusantara, Sultan Paser 18 DR. M.H Andrian ST., MBA, membawa rombongan investor internasional untuk menjajaki peluang investasi di sektor energi baru terbarukan, ketahanan pangan, dan peralatan keselamatan.

Andrian mengatakan perusahaannya sebagai holding company telah beroperasi di Malaysia, Singapura, dan Norwegia. Ia menegaskan ekspansi pasar Royal Nusantara Raya Group menggunakan pendekatan korporasi dan kebudayaan berbasis ekonomi global.

“Hari ini saya membawa mitra investasi dari Rectitude Holdings LTD, perusahaan hardware yang sudah IPO di USA yang berbasis di Singapura,” ujar Andrian, Selasa (10/12/2025) sore.

Delegasi tersebut terdiri dari CEO Rectitude PTE LTD Zhang Jian, Konsultan Mr. Henry Yap, dan Manajer Rectitude Safety Equipment Kamboja Mr. Lyu Ye.

Hadir juga Wakil Direktur PT Royal Nusantara Raya Group Masriansyah, Konsultan Senior dari PT Royal Elite Security Mr. Jackson Cheong, dan Manajer Operasional Mr. Seah Niap Siong.

Menurut Andrian, kedatangan mereka ke IKN untuk mendengar langsung pemaparan Otorita IKN mengenai prospek investasi dan kemudahan perizinan yang ditawarkan. Kunjungan ini menjadi tindak lanjut international business integration yang telah berlangsung sejak 11 November 2024 di Balikpapan.

“Setelah satu tahun, ini waktu yang tepat untuk membawa investor dari Rectitude Company. Kami mendapat penjelasan bahwa investor akan mendapat kemudahan perizinan dan dukungan tim Otorita IKN,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto menetapkan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028. “Kami mendukung penuh dan berharap presiden diberikan kesehatan dalam memimpin bangsa,” ujarnya.

READ  Peresmian Dapur SPPG Cimuning 3 Oleh Firnendi Irawan, Perwakilan Yayasan dan Kepala SPPI, Muhamad Khoirul Anam.

Konsultan Rectitude PTE LTD, Mr. Henry Yap, menyampaikan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Nusantara, khususnya pada teknologi energi hijau dan produk paten perusahaan. Ia menilai dukungan Sultan Paser 18 menjadi faktor penting dalam penjajakan proyek ini.

“Kami masih melakukan uji kelayakan. Kami ingin melihat seberapa besar dukungan yang tersedia agar bisa menciptakan sesuatu yang baru di sini,” kata Mr. Henry Yap.

Ia menyebut investasi yang dibawa tidak kecil dan bisa mencapai miliaran dolar. Perusahaannya ingin membawa teknologi dan teknisi berpengalaman untuk berbagi keahlian kepada masyarakat lokal khususnya IKN dan Indonesia.

“Kami berharap kerja sama ini memberi manfaat bagi kedua negara, juga para pengusaha lokal dan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Ferdinand Kana Lo, menyambut positif rencana tersebut. Ia menyatakan pemerintah membutuhkan dukungan investor untuk mempercepat pembangunan ekosistem IKN menjelang 2028.

“Kami berharap investor yang dibawa oleh Sultan Paser 18 benar-benar serius. Akan kami tindak lanjuti,” ujar Ferdinand.

Ia menjelaskan terdapat dua skema investasi di IKN, yaitu investasi langsung dan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Untuk KPBU, beberapa proyek hunian sudah dilelang dan ada dua pemenang. Sedangkan untuk investasi langsung, sudah ada 54 kesepakatan kerja sama senilai Rp66 triliun.

“Ada yang sudah operasional, sedang dibangun, dan segera memulai pembangunan. Kami berharap para investor menjadi duta IKN untuk menyampaikan bahwa IKN tidak seperti framing negatif yang beredar,” ujar Ferdinand.

Sultan Paser 18, DR. M.H Andrian ST., MBA kembali menambahkan bahwa ia beserta para investor juga mengapresiasi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Basuki Hadimuljono karena telah mau menerima kami di kantor Otorita IKN dan memberikan pendampingan dalam proses investasi,” ucapnya mengakhiri.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali

17 April 2026 - 16:52 WIB

Hadiri  Munas PERCASI 2026 Sekretaris Pengprov PERCASI Bali, Ronal Simanjuntak,S.H. : Kolaborasi Pusat Dan Daerah Ciptakan Sistem Pembinaan Yang Berkelanjutan dan Terintegrasi

12 April 2026 - 12:42 WIB

Lansia Bidan Alami Tindakan Kekerasan Fisik di Lingkungan Gereja

31 Maret 2026 - 16:09 WIB

Diskusi Hukum Terkait Program Penataan Lingkungan RW (Bekasi Keren) Bersama Kasi Intel Kejaksaan Kota Bekasi

13 Februari 2026 - 07:58 WIB

CIC Minta KPK Usut Diduga Mantan Sekwan DPRD Lampung Tengah M. I. M.M., Korupsi Dana Perjalanan Dinas Biasa Tahun 2024 Puluhan Miliar

11 Februari 2026 - 11:14 WIB

Trending di Berita