Menu

Mode Gelap
Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Keluarga Besar Lanal Bintan Ikuti Berbagai Perlombaan Danlanal Simeulue Resmikan Toilet di Pantai Babang, Wujud Kepedulian TNI AL Terhadap Fasilitas Masyarakat Sekretaris Eksekutif Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Ahmad Riandhie: Industri Peralatan Listrik Nasional Siap Jadi Penopang Utama Kawasan Industri Cerdas dan Kemandirian Teknologi Indonesia Ketua Umum Guspenmigas Rudiyanto: Kebijakan TKDN Sektor Energi dan Migas Dinilai Belum Seimbang dengan Realitas Bisnis, Guspenmigas Desak Kepastian Regulasi, Peta Kemampuan Industri Nasional, dan Insentif Investasi yang Terukur Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno, ME. Dorong Kedaulatan Digital Nasional, Tekankan Urgensi Regulasi AI Berbasis Risiko, Percepatan RUU Satu Data Indonesia, dan Penguatan Ekosistem GovTech AI Menuju Indonesia Emas 2045 Prajurit Yonif 432 Kostrad Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama

TNI

Progres Signifikan, Jembatan Gantung 120 Meter di Burlah Segera Sambungkan Empat Desa

Avatar photobadge-check

Aceh Tengah, tniad.mil.id – Pembangunan jembatan gantung sepanjang 120 meter di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, menunjukkan progres signifikan. Hingga Selasa (24/2/2026), capaian fisik telah mencapai 57,01 persen dan terus dikebut agar segera rampung.

Jembatan ini dibangun sebagai solusi atas terputusnya akses transportasi akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Nantinya, jembatan akan menghubungkan Desa Kala Ketol, Burlah, Kekuyang, Buge Ara, hingga Bintang Pepara, sekaligus menjadi jalur vital bagi aktivitas pertanian, pendidikan, layanan kesehatan, dan distribusi hasil bumi masyarakat.

Pengerjaan dilaksanakan personel gabungan Koramil 09/Ketol Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/Dharma Kersaka, serta Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad), dengan dukungan gotong royong masyarakat setempat.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pengelasan hanger dan klem hanger, pemasangan hanger, serta pemasangan dan pengelasan gelagar lantai—tahapan krusial yang menentukan kekuatan dan kestabilan struktur jembatan. Seluruh proses dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan kerja.

Material utama seperti semen, pasir, batu split, besi, sling baja, tiang pylon, dan plat baja telah tersedia di lokasi. Optimalisasi personel dan pengaturan waktu kerja terus dilakukan guna memastikan penyelesaian tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.

Abdul Manaf (52), warga Desa Burlah, menyampaikan harapannya agar jembatan segera selesai. “Selama ini kalau mau ke desa sebelah atau membawa hasil panen, kami harus memutar cukup jauh dan memakan waktu lama. Dengan adanya jembatan gantung ini nanti, perjalanan tentu lebih cepat dan aman. Kami sangat berharap jembatan ini segera selesai karena manfaatnya sangat besar bagi kami,” ungkapnya.

READ  Kasad: Alat Berat Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Bencana di Sumatera

Dengan progres yang telah melampaui setengah target, pembangunan jembatan gantung Desa Burlah menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana serta memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Tengah. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Keluarga Besar Lanal Bintan Ikuti Berbagai Perlombaan

15 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Danlanal Simeulue Resmikan Toilet di Pantai Babang, Wujud Kepedulian TNI AL Terhadap Fasilitas Masyarakat

15 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Prajurit Yonif 432 Kostrad Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama

14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Brigif 18 Kostrad Gelar Upacara Korps Raport Pindah Satuan

14 Agustus 2026 - 05:53 WIB

Prajurit Maleo Raih Juara 2 Majene Run 2026

14 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Trending di TNI