Menu ✖

Mode Gelap
Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF Kunjungi Negeri Istana Kabupaten Siak Sri Indrapura, Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian Klinik Pertamina IHC dan Masa Depan Layanan Kesehatan, Ketika Teknologi, Regulasi, dan Kebutuhan Pasien Bertemu Ramzi: Rakernas III HIPPI Memperkuat Kolaborasi Ekonomi dan Kemitraan Strategis Pengusaha Lokal dr. Montik Dewi Rahayu (Ketua Umum DPD HIPPI Kaltim): Dengan  Semangat Kolaborasi, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi, HIPPI Menegaskan Komitmen untuk Terus Menjadi Bagian dari Penguatan Pengusaha Nasional serta Pembangunan Ekonomi Indonesia Asah Jiwa Kepemimpinan, Brigif 18/Trisula Latih Calon Pengurus OSIS SMP Negeri 11 Malang

Nasional

Daud Yordan Apresiasi Gelaran Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026”: Wadah Lahirkan Juara Dunia dari Indonesia

Avatar photobadge-check


					Daud Yordan Apresiasi Gelaran Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026”: Wadah Lahirkan Juara Dunia dari Indonesia Perbesar

Daud Yordan Apresiasi Gelaran Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026”: Wadah Lahirkan Juara Dunia dari Indonesia

 

JAKARTA, 12 September 2026 –

 

Petinju profesional kebanggaan Indonesia, Daud “Cino” Yordan, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya gelaran Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026 – FTPI Ultimate Clash” yang berlangsung di Auditorium Studio Bung Karno, LPP TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2026) malam.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai official broadcaster, menyedot perhatian ribuan pecinta olahraga tanah air.

Angin Segar bagi Tinju Profesional Indonesia

Dalam keterangannya, Daud Yordan menilai gelaran ini menjadi momentum penting bagi perkembangan tinju profesional di Indonesia. Ia menyebut kompetisi ini sebagai wadah strategis bagi para petinju tanah air untuk mengasah kemampuan dan membuktikan kualitas mereka di kancah nasional.

“Ajang ini sangat bagus dan positif. Ini menjadi wadah bagi para petinju profesional di Indonesia untuk bertanding serta menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka. Mudah-mudahan dari event seperti ini bisa melahirkan petinju-petinju hebat dari Indonesia ke depannya,” ujar Daud.

READ  Dian Kuncoro (Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Liquefied & Compressed Natural Gas Indonesia (APL-CNGI): APL-CNGI Bangga Bisa Berkolaborasi dengan HIPMI di Sektor Energi

Potensi Besar dari 300 Juta Penduduk Indonesia
Lebih lanjut, Daud menyoroti pentingnya konsistensi dalam memperbanyak ruang pertandingan sebagai kunci untuk mencetak juara dunia. Menurutnya, dengan populasi Indonesia yang mencapai hampir 300 juta jiwa, potensi untuk melahirkan petinju kelas dunia sangat terbuka lebar, asalkan didukung oleh jam terbang yang memadai melalui kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.

“Kita punya populasi yang besar, talenta yang luar biasa. Yang kita butuhkan adalah kompetisi yang konsisten agar mereka punya jam terbang cukup untuk bersaing di level internasional,” tambahnya.
Apresiasi untuk Kapolri dan Institusi Kepolisian

Daud juga memberikan apresiasi khusus kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kapolri, yang telah memberikan ruang dan perhatian besar bagi kemajuan komunitas tinju nasional. Dukungan ini dinilai menjadi suntikan semangat bagi seluruh ekosistem tinju, mulai dari promotor, penata tanding, pelatih, wasit, hakim, hingga para pembina di daerah.

“Kapolri dan jajaran kepolisian telah memberikan perhatian luar biasa. Ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan olahraga tinju di Indonesia,” ungkap Daud.

Komitmen Pemerintah terhadap Kesejahteraan Atlet

Terkait perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan mantan petinju, Daud optimistis dengan komitmen pemerintah saat ini. Ia menilai perhatian yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Presiden RI, lembaga negara, hingga pemerintah daerah dan legislatif terus mengalami peningkatan.

“Olahraga bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi alat pemersatu bangsa dan gaya hidup (lifestyle). Saya berharap para petinju, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, dapat memaksimalkan momen dukungan pemerintah ini demi kesejahteraan hidup yang lebih baik,” pungkas Daud.

Tentang FTPI

Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) adalah organisasi resmi yang menaungi dan mengatur kegiatan tinju profesional di Indonesia. Didirikan dengan visi mengembangkan olahraga tinju secara profesional dan berstandar internasional, FTPI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas petinju Indonesia, menyelenggarakan pertandingan bertaraf nasional maupun internasional, serta mempromosikan sportivitas dan nilai-nilai luhur dalam olahraga tinju.

READ  Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Pantau Harga Eceran Tertinggi (HET)  Sejumlah Komoditas Pangan

FTPI bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, institusi kepolisian, sponsor swasta, dan media, untuk menciptakan ekosistem tinju profesional yang sehat, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan juara-juara dunia dari Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

13 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Klinik Pertamina IHC dan Masa Depan Layanan Kesehatan, Ketika Teknologi, Regulasi, dan Kebutuhan Pasien Bertemu

13 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Ramzi: Rakernas III HIPPI Memperkuat Kolaborasi Ekonomi dan Kemitraan Strategis Pengusaha Lokal

12 Oktober 2026 - 19:16 WIB

dr. Montik Dewi Rahayu (Ketua Umum DPD HIPPI Kaltim): Dengan  Semangat Kolaborasi, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi, HIPPI Menegaskan Komitmen untuk Terus Menjadi Bagian dari Penguatan Pengusaha Nasional serta Pembangunan Ekonomi Indonesia

12 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mau Rangkul Pers, Kapolda Metro Malah Bikin Sekat

12 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Trending di Nasional