Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

Nasional

Teguh Prasetya (Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia (IoT Indonesia)): Perlu Disusun Kaidah, Standar, dan Tahapan yang Lebih Rinci dalam Pembangunan Ekosistem IoT Nasional. Pemerintah, Industri, dan Pelaku Ekosistem Harus Bergerak dengan Ritme yang Sama

Avatar photobadge-check


					Teguh Prasetya (Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia (IoT Indonesia)): Perlu Disusun Kaidah, Standar, dan Tahapan yang Lebih Rinci dalam Pembangunan Ekosistem IoT Nasional. Pemerintah, Industri, dan Pelaku Ekosistem Harus Bergerak dengan Ritme yang Sama Perbesar

Teguh Prasetya (Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia (IoT Indonesia)): Perlu Disusun Kaidah, Standar, dan Tahapan yang Lebih Rinci dalam Pembangunan Ekosistem IoT Nasional. Pemerintah, Industri, dan Pelaku Ekosistem Harus Bergerak dengan Ritme yang Sama

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Ketua Umum Asosiasi Internet of Things Indonesia (IoT Indonesia), Teguh Prasetya, menegaskan pentingnya penyusunan kaidah, standar, dan tahapan yang lebih rinci dalam pembangunan ekosistem IoT nasional, termasuk di sektor pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam IPv6 Enhanced Net5.5G Conference – Transformasi Digital, sebuah forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan teknologi, regulator, dan pelaku industri telekomunikasi.

Teguh Prasetya menekankan bahwa akselerasi transformasi digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan roadmap bersifat umum, tetapi membutuhkan tahapan teknis yang terukur, detail, dan memiliki target implementasi yang jelas.

“Ekosistem IoT membutuhkan kaidah dan tahapan yang detail. Bukan hanya roadmap global atau roadmap secara umum, tetapi panduan yang operasional—mulai dari penyusunan standar, kesiapan infrastruktur, interoperabilitas, hingga target waktu. Pemerintah, industri, dan pelaku ekosistem harus bergerak dengan ritme yang sama,” tegas Teguh.

READ  Kapolda Metro Jaya Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI

Konferensi IPv6 Enhanced Net5.5G sendiri menjadi momentum penting karena hadir di tengah percepatan kebutuhan jaringan IPv6, 5G Advanced/Net5.5G, dan konektivitas masif berbasis IoT. Menurut Teguh, era IoT yang semakin kompleks membutuhkan fondasi jaringan yang kuat, aman, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa implementasi transformasi digital tidak boleh berhenti pada level strategi, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah-langkah nyata yang dapat diukur keberhasilannya.

Teguh Prasetya berharap nanti bread peuple kita ini bisa di adopsi oleh Bapenas untuk menjadi bagian dari pada roadmap insfratruktur digital Indonesia kedepan.

Dalam forum tersebut, Teguh juga menyampaikan komitmen IoT Indonesia untuk terus menjadi jembatan antara pemerintah, industri, regulator, dan pelaku teknologi dalam menghadirkan ekosistem digital yang inklusif.

 

Percepatan roadmap infrastruktur digital di Indonesia sedang dilakukan oleh pemerintah melalui beberapa strategi, antara lain:

– *Peningkatan Jaringan Broadband*: Pemerintah berencana meningkatkan jangkauan jaringan broadband ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil dan terluar.

– *Pengembangan Jaringan 5G*: Indonesia juga sedang mengembangkan jaringan 5G untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas akses internet.

– *Pembangunan Data Center*: Pemerintah sedang membangun pusat data nasional untuk meningkatkan keamanan dan kualitas data.

– *Peningkatan Literasi Digital*: Pemerintah juga meningkatkan literasi digital masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menggunakan teknologi digital.

– *Kerjasama dengan Swasta*: Pemerintah juga bekerja sama dengan sektor swasta untuk meningkatkan investasi dan pengembangan infrastruktur digital.

Beberapa proyek yang sedang berjalan, antara lain:
– *Palapa Ring*: Proyek pembangunan jaringan serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.
– *SATRIA-1*: Satelit multifungsi yang digunakan untuk meningkatkan akses internet di daerah terpencil.
– *Digital Leadership Academy*: Program untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang teknologi digital.

READ  Bangsa Berduka, H. Rachmat Gobel Tutup Usia; Jejak Pengabdian untuk Indonesia Timur Akan Selalu Dikenang

Dengan percepatan roadmap infrastruktur digital, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, meningkatkan ekonomi digital, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nusantara Centre Gelar Deklarasi Hari Kebangkitan Ekonomi Pancasila, Peluncuran Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan (Pergolakan Ekonomi Politik Indonesia) & Simposium Nasional “Urgensi Undang-Undang Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Sosial dalam Menata Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, 

4 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BRI BO Bekasi Gelar Apresiasi bagi Nasabah Pensiunan, Perkuat Layanan Berkelanjutan

4 Agustus 2026 - 02:32 WIB

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

2 Agustus 2026 - 10:52 WIB

International CMA Batch 19: Langkah Nyata Menuju Profesionalisme Global

1 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Sinergi Wartawan dan Agraria: PJBW-BPN Bogor 1 Gelar Aksi Sosial di Jalan Tegar Beriman

1 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Trending di Nasional