Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

Nasional

Peringati 1 Muharam 1448 H, KOWANI Dorong Perempuan Perkuat Spiritualitas dan Akhlak Generasi

Avatar photobadge-check


					Peringati 1 Muharam 1448 H, KOWANI Dorong Perempuan Perkuat Spiritualitas dan Akhlak Generasi Perbesar

Peringati 1 Muharam 1448 H, KOWANI Dorong Perempuan Perkuat Spiritualitas dan Akhlak Generasi

 

Jakarta, Gramediapost.com

 

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dengan menggelar kegiatan bertajuk “Senja Penuh Berkah: Doa Warisan untuk Generasi” di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Melalui momentum tahun baru Hijriah, KOWANI mendorong penguatan spiritualitas perempuan sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang tangguh sekaligus melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju 100 Tahun KOWANI sekaligus mendukung inisiatif KOWANI Goes to UNESCO Memory of the World, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan perempuan Indonesia serta memperkuat kontribusi perempuan bagi kemajuan bangsa.

Acara dihadiri Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029 Nannie Hadi Tjahjanto, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mantan Ketua Umum KOWANI Dewi Motik Pramono, Ketua Umum Saudagar Muslimah Indonesia Hj. Nur Azizah Ma’ruf Amin, Ustadz H. Maulana sebagai penceramah, Ustadz H. Darmawan, M.Pd. dari Komisi Dakwah MUI, serta jajaran pengurus dan organisasi anggota Federasi KOWANI.

Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam merupakan bagian dari program organisasi untuk memperkuat nilai-nilai spiritual perempuan sebagai ibu bangsa sekaligus pilar utama dalam membentuk karakter generasi penerus.

READ  Satu Tas untuk Segala Aktivitas: Eksplorasi Koleksi Versatile Hedgren di Toko Pertamanya 

Menurutnya, perempuan yang memiliki keimanan yang kokoh akan mampu menjalankan peran strategisnya dalam keluarga maupun masyarakat dengan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak dan generasi mendatang.

“Melalui semangat 1 Muharam ini, kami ingin menguatkan spiritualitas perempuan. Perempuan yang mengenal Tuhannya akan memiliki kekuatan untuk menjadi problem solver, mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan anak-anak dan generasi penerus bangsa,” ujar Nannie.

Ia menegaskan, KOWANI terus mendorong perempuan Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial sebagai warisan terbaik bagi generasi penerus. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas karakter yang dibangun sejak lingkungan keluarga.

“Warisan terbaik bagi anak-anak bukanlah harta atau jabatan, melainkan keimanan, akhlak mulia, dan pendidikan yang baik. Perempuan sebagai ibu bangsa memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus,” katanya.

Nannie menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat soliditas seluruh organisasi anggota Federasi KOWANI agar semakin sinergis dalam melaksanakan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program ini menjadi bagian penting untuk memperkuat kebersamaan seluruh anggota Federasi KOWANI agar semakin solid dalam melaksanakan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan semangat Tahun Baru Islam harus menjadi energi baru bagi KOWANI untuk terus menghadirkan program-program yang inovatif, inklusif, serta semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan.

“Semangat 1 Muharam ini menjadi semangat baru bagi KOWANI untuk menghadirkan program-program yang lebih inovatif, lebih peduli kepada masyarakat, khususnya perempuan, sehingga keberadaan KOWANI semakin dirasakan manfaatnya,” tuturnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Maulana mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dengan memperbaiki kualitas ibadah, memperjelas tujuan hidup, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

READ  Jamnas XII 2026 Resmi Digelar, 19 Ribu Penggalang Siap Berkreasi dan Berinovasi untuk Swasembada Pangan

Menurutnya, setiap muslim harus memiliki arah hidup yang jelas, yakni beribadah kepada Allah SWT, memberi manfaat bagi orang lain, serta berperan aktif menjaga keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

“Hidup itu harus bergerak. Selama kita masih diberi kesempatan oleh Allah, isi hari-hari dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Jangan hanya berpikir untuk diri sendiri, tetapi jadilah pribadi yang mau mengurus agama, keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ustadz Maulana juga mengingatkan pentingnya menjaga lima tujuan pokok syariat (maqashid syariah), yakni menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Menurutnya, menjaga jiwa dilakukan dengan menjaga kesehatan dan terus menuntut ilmu. Menjaga akal diwujudkan dengan menjauhi utang yang tidak perlu, perjudian, dan narkoba. Menjaga keturunan dilakukan melalui pendidikan serta pembinaan akhlak, sedangkan menjaga harta dengan mencari rezeki yang halal dan memperbanyak sedekah, infak, serta wakaf.

Ia menegaskan bahwa warisan terbaik bagi generasi penerus bukanlah harta benda, melainkan doa seorang ibu, keteladanan seorang ayah, serta kebiasaan menghadiri dan menghidupkan majelis ilmu.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Maulana mengajak seluruh jamaah memperbanyak amal saleh, menghadiri majelis ilmu, serta memohon kepada Allah SWT agar setiap langkah kehidupan senantiasa dipenuhi keberkahan dan menjadi bekal menuju kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Sementara itu, mantan Ketua Umum KOWANI periode 2009-2014, Dewi Motik Pramono mengatakan tema “Senja Penuh Berkah: Doa Warisan untuk Generasi” mengandung makna mendalam bahwa doa seorang ibu merupakan warisan spiritual yang sangat berharga bagi anak-anak dan generasi penerus.

“Kita tidak boleh melupakan doa. Doa seorang ibu adalah kekuatan yang sangat dibutuhkan oleh setiap generasi. Momentum 1 Muharam juga menjadi saat yang tepat untuk memperbanyak doa dan ibadah, karena merupakan bulan yang penuh keberkahan,” ujarnya.

READ  Ratusan Aktifis Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (BEM PTMA) Se-Indonesia Gelar Demo Sampaikan Manifesto Gerakan Mahasiswa Muhammadiyah Aisyiyah

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Muharam dengan memperbanyak ibadah dan amalan, termasuk berpuasa, seraya berharap seluruh doa dan ikhtiar memperoleh ridha Allah SWT.

Ketua Umum Saudagar Muslimah Indonesia Hj. Nur Azizah Ma’ruf Amin mengatakan Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk memperbarui semangat hijrah, memperkuat persatuan, mempererat solidaritas, serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat.

Sebagai salah satu organisasi anggota Federasi KOWANI, Saudagar Muslimah Indonesia berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung berbagai program KOWANI. Menurutnya, semangat hijrah harus menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa harus diwujudkan melalui program-program yang berdampak nyata dengan mengedepankan nilai persatuan, gotong royong, dan pengabdian demi kemajuan bangsa.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, KOWANI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak perempuan Indonesia dalam memperkuat ketahanan keluarga, membangun karakter generasi penerus, serta menghadirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat. Semangat hijrah diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, berkarakter, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional

22 September 2026 - 16:17 WIB

Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen

19 September 2026 - 18:03 WIB

Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit

18 September 2026 - 00:47 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T

16 September 2026 - 23:54 WIB

Peresmian Sekretariat BPC HIPMI Jakarta Pusat: Teguh Agung Hartanto Tegaskan Siap Jadi Barometer & Motor Penggerak Ekonomi Pengusaha Muda Nasional

16 September 2026 - 23:29 WIB

Trending di Nasional