Menu

Mode Gelap
Wakil Ketua IPSI Lombok Timur, Rusman: Dukung Konsolidasi PB IPSI Pasca-Rakernas, IPSI Lombok Timur Optimistis Cetak Atlet Emas Menuju Olimpiade 2028 “Aku Cinta Laut” Satu Semangat, Satu Kepedulian : Lanal Dumai dan Generasi Muda Bersatu Jaga Pesisir Sambut Hari Jadi Ke-81 TNI AL, Lanal Banjarmasin Gelar Aksi Aku Cinta Laut di Pantai Tabanio Estafet Kepemimpinan Yonkavkud 1/Sembrani Resmi Bergulir Sambut HUT Ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Bintan Laksanakan Bersih Pantai SINERGI TNI AL DAN PEMERINTAH JAGA PESISIR, DANKODAERAL III DAMPINGI KASAL HADIRI AKSI “AKU CINTA LAUT”

Nasional

Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Zaenal Azwar Wahid: Dengan kebersamaan dan Persatuan, Kita dapat Membantu Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat untuk Pulih dan Bangkit kembali.

Avatar photobadge-check


					Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Zaenal Azwar Wahid: Dengan kebersamaan dan Persatuan, Kita dapat Membantu Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat untuk Pulih dan Bangkit kembali. Perbesar

Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Zaenal Azwar Wahid: Dengan kebersamaan dan Persatuan, Kita dapat Membantu Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat untuk Pulih dan Bangkit kembali.

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Dalam upaya menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra Barat, komunitas Perantau Minang di Jakarta menggelar aksi solidaritas penggalangan dana. Acara yang berlangsung di Hotel Balairung, Jakarta, pada (10/01/26) ini bertujuan untuk mengumpulkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., mengajak seluruh Perantau Minang di Jakarta untuk turut serta dalam aksi solidaritas ini. “Sekarang saatnya saya ajak Perantau Minang yang berada di Jakarta semua, untuk bantu saudara kita yang disana (Sumbar), untuk memberikan bantuan berapapun nilainya sangat bermanfaat bagi mereka saat ini,” ujarnya dalam wawancara dengan media.

Bantuan yang terkumpul akan disalurkan melalui BAZNAS dan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Menurut laporan, total bantuan yang terkumpul mencapai Rp 54 miliar dari kabupaten dan kota, serta Rp 2,6 miliar dari masyarakat melalui BAZNAS.

Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih kepada perantau yang telah berkontribusi. “Kami sangat menghargai kepedulian dan kontribusi masyarakat. Kerusakan dan kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 33 triliun, dan kami membutuhkan dana sekitar Rp 22 triliun untuk pembangunan ke depan,” katanya.

READ  Hadiri Peresmian Patung Jenderal Soedirman di Soreang, Brigjen TNI (Purn) Sondi Apresiasi Peran Danpussenif

Rencana percepatan pembangunan ini akan dituangkan dalam R3PB dokumen dan diserahkan ke BNPB, Kementrian Dalam Negeri, dan Presiden. Gubernur berharap program ini dapat terlaksana pada tahun 2028 dengan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Zaenal Azwar Wahid mengatakan, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menyumbang, namun kendala koordinasi efektif masih menghambat pengumpulan dana. Pada acara penggalangan dana, terkumpul donasi sekitar 1 miliar rupiah dari berbagai sumber, termasuk organisasi dan individu,” ungkapnya.

Donasi yang diberikan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga sembako, pakaian, dan bahan bangunan. Pembicara telah aktif mengimbau dan mengantarkan sumbangan ke daerah-daerah yang terkena bencana, serta menyalurkan bantuan melalui Baznas dan langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Harapan besar kini adalah terwujudnya persatuan di antara masyarakat Sumatera Barat, termasuk berbagai organisasi, untuk bersama-sama membangun daerah mereka. Peran individu yang memiliki posisi strategis, seperti penasihat, juga ditekankan untuk memastikan pembangunan dilakukan demi kepentingan bersama, bukan pribadi,” pungkasnya.

Zaenal Azwar Wahid menegaskan,’

Kebersamaan dan persatuan sangat penting dalam menangani korban banjir bandang di Sumatera Barat. Bencana alam seperti ini tidak mengenal batas-batas sosial, ekonomi, atau politik, sehingga kita harus bersatu untuk membantu mereka yang terkena dampak.

Dengan kebersamaan dan persatuan, kita  dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada, seperti dana, tenaga, dan fasilitas, untuk membantu korban banjir bandang. Kebersamaan dan persatuan dapat meningkatkan semangat korban dan membantu mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan.

Zaenal Azwar Wahid mengapresiasi Kolaborasi antara pemerintah Sumatera Barat dan masyarakat  dalam menangani korban banjir bandang, seperti dalam hal evakuasi, distribusi bantuan, dan rehabilitasi.

READ  Orkestra Merah Putih Sukses Gelar "Konser Kebangsaan VI" Merajut Kembali Mimpi Indonesia: Semangat Langkah Nusantara

“Masyarakat harus lebih proaktif terlibat dalam upaya penanganan korban banjir bandang, seperti dalam hal pengumpulan dana, distribusi bantuan, dan rehabilitasi.

Dengan kebersamaan dan persatuan, kita dapat membantu korban banjir bandang di Sumatera Barat untuk pulih dan bangkit kembali.”tutup Zaenal Azwar Wahid mengakhiri wawancara singkatnya dengan para awak media.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Ketua IPSI Lombok Timur, Rusman: Dukung Konsolidasi PB IPSI Pasca-Rakernas, IPSI Lombok Timur Optimistis Cetak Atlet Emas Menuju Olimpiade 2028

7 September 2026 - 03:57 WIB

Sahabuddin: Inpres Pembinaan Pencak Silat Perlu Segera Diwujudkan Untuk Antar Indonesia ke Olimpiade

6 September 2026 - 04:19 WIB

Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia

5 September 2026 - 12:07 WIB

Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) Membantu Membuka Peluang agar Produk-produk Lokal Indonesia Semakin dikenal di Pasar Internasional.

5 September 2026 - 08:35 WIB

Dorong Pertumbuhan Digital Berkelanjutan: Country Head STT GDC Indonesia, Hendrikus Hendra Gozali, Soroti Tantangan Efisiensi Energi dan Ketersediaan Talenta di Industri Data Center

3 September 2026 - 06:55 WIB

Trending di Nasional