Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

TNI

*TNI Amankan Lokasi Penembakan Pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel*

Avatar photobadge-check

Boven Digoel, Papua Selatan – TNI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya pilot dan co-pilot pesawat Caravan Smart Air PK-SNR dalam insiden penembakan saat proses pendaratan di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). TNI turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa tragis tersebut.

Telah terjadi aksi penembakan terhadap pesawat Caravan Smart Air PK-SNR saat melaksanakan pendaratan di Bandara Korowai Batu. Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat Smart Air PK-SNR dengan rute Tanah Merah – Korowai Batu lepas landas dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT, dipiloti oleh Capt. Egon Irawan dengan Co-Pilot Baskoro, serta membawa 13 orang penumpang.

Pada pukul 11.05 WIT, saat pesawat melaksanakan proses landing di Bandara Korowai Batu (Danowage), pesawat tiba-tiba mendapat tembakan dari orang tak dikenal (OTK) yang berasal dari arah luar area bandara. Akibat kejadian tersebut, pilot, co-pilot, dan penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan keluar dari pesawat dan berlari menuju area hutan di sekitar bandara.

Dalam perkembangan selanjutnya, pilot dan co-pilot sempat menginformasikan kondisi darurat kepada pihak maskapai melalui perangkat GPS Garmin. Namun, keduanya kemudian kembali tertangkap oleh OTK di area landasan dan mengalami penembakan hingga dinyatakan meninggal dunia (MD).

Sementara itu, 13 orang penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi selamat. Para penumpang diketahui merupakan masyarakat asli setempat. Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, petugas bandara, tenaga pengajar, serta tenaga kesehatan telah dievakuasi ke Kampung Mabuage, Distrik Yaniruma.

READ  Satgas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Karya Bakti Bantu Pembangunan Kapela St. Yoseph di Perbatasan

Menanggapi kejadian tersebut, Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., Panglima Komando Operasi Habema sekaligus Pangdam XXIV/Mandala Trikora, menegaskan bahwa TNI telah bergerak cepat mengamankan situasi.

“Pasukan saya sudah berada di lokasi untuk mengamankan area Bandara Korowai Batu dan sekitarnya,” tegas Pangkoops Habema.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ke depan akan dilakukan penguatan kehadiran aparat negara di wilayah tersebut.

“Direncanakan akan ditempatkan pos TNI di wilayah Yaniruma, mengingat selama ini belum terdapat pos TNI di daerah tersebut,” tambahnya.

Terkait dengan beredarnya video di media sosial yang memuat pernyataan seseorang yang mengaku sebagai Komandan Operasi Kodap XVI, Elkius Kobag, yang menyatakan bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut, TNI saat ini tengah melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap materi video dimaksud.

Berdasarkan informasi awal dan analisis sementara di lapangan, terdapat dugaan kuat bahwa aksi penembakan terhadap pesawat Smart Air PK-SNR dilakukan oleh kelompok bersenjata yang terafiliasi dengan OPM Kodap XVI di bawah komando Elkius Kobak. Namun demikian, aparat keamanan tetap mengedepankan proses pengumpulan fakta dan bukti secara komprehensif untuk memastikan keabsahan klaim tersebut serta mencegah berkembangnya informasi yang tidak akurat.

TNI menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap penerbangan sipil dan masyarakat non-kombatan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Aparat akan mengambil langkah tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Hingga saat ini, pasukan TNI masih melaksanakan pengamanan wilayah, pendalaman peristiwa, serta langkah-langkah lanjutan guna menjamin stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat di Distrik Yaniruma dan sekitarnya.

TNI berkomitmen untuk terus hadir melindungi masyarakat, menjaga keamanan penerbangan perintis yang menjadi urat nadi konektivitas wilayah pedalaman Papua, serta memastikan tidak terulangnya kejadian serupa di wilayah Papua Selatan.

READ  *TNI AL - KOMPAK JAGA JAKARTA BERSIH, KODAERAL III DAN GABUNGAN TNI-POLRI SERTA WARGA BERSIH-BERSIH WADUK CINCIN PAPANGGO JAKARTA UTARA*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai

7 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer

7 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit

7 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu

7 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo

7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di TNI