Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

TNI

TINGKATKAN PROFESIONALISME PRAJURIT JALASENA, DANKODAERAL III DAMPINGI KASAL RESMIKAN GEDUNG DAMAGE CONTROL SIMULATOR TERCANGGIH

Avatar photobadge-check

Bhakti Nala Yudha
Jakarta, 29 Januari 2026

Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., menghadiri peresmian Gedung Damage Control Simulator (DCS) milik Komando Latihan (Kolat) Koarmada I yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (29/1).

Peresmian fasilitas ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla.

Sebagai informasi, fasilitas DCS ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam memodernisasi sarana latihan guna mencetak prajurit yang tangguh dan responsif.

Gedung DCS bukan sekadar bangunan biasa, melainkan sistem simulasi canggih yang dirancang untuk mereplikasi situasi darurat di atas kapal perang (KRI). Fasilitas ini memungkinkan prajurit berlatih menghadapi skenario kritis tanpa risiko kehilangan alutsista yang sebenarnya.

Dalam amanatnya, Kasal menegaskan bahwa pembangunan kekuatan TNI AL tidak hanya bertumpu pada modernisasi alutsista, tetapi juga pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“TNI Angkatan Laut secara konsisten mengembangkan kemampuan prajurit melalui program pelatihan berbasis teknologi. Kehadiran DCS ini adalah jawaban atas kebutuhan operasional di medan tugas yang semakin kompleks,” tegas Kasal.

Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral III menyampaikan bahwa pentingnya naluri tempur dan ketangkasan prajurit dalam menyelamatkan aset negara saat terjadi kendala teknis maupun serangan.

READ  Divif 2 Kostrad Singosari Hadirkan Bazar UMKM Ramadan

Lebih lanjut disampaikan, “Latihan ini masuk dalam kategori high risk. Prajurit dididik untuk memiliki kesiapan mental dan fisik dalam penanggulangan kebakaran, kebocoran kapal, hingga ancaman bahaya Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika),” tegas Laksda TNI Uki.

Beliau berharap dengan adanya fasilitas di bawah Kolat Koarmada I ini, prajurit Jalasena baik di jajaran Kodaeral III maupun satuan lainnya, nantinya dapat menggunakan fasilitas ini sebagai sarana latihan agar sigap dalam merespons setiap situasi darurat dengan cepat, tepat, dan terukur (C2T).

Pembangunan Gedung DCS ini merupakan langkah strategis TNI AL dalam mewujudkan kekuatan laut yang profesional, modern, dan tangguh demi menjaga kedaulatan wilayah perairan kelautan Indonesia.

(Dispen Kodaeral III)

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai

7 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer

7 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit

7 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu

7 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo

7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di TNI