Menu

Mode Gelap
Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam Lengkapi Rangkaian PDRN, SKINTIFIC Luncurkan PDRN Radiance Bright Serum Spray dan PDRN Bright & Smooth Serum GEKIRA Gelar Rakernas 12–14 Juni 2026, Bahas Transformasi Ekonomi Nasional di Era Prabowo Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

TNI

*Syukuran dan Doa Bersama Tandai Rampungnya Jembatan Bailey Karang Rejo*

Avatar photobadge-check

BENER MERIAH, tniad.mil.id – Syukuran dan doa bersama digelar untuk menandai rampungnya pembangunan Jembatan Bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, pascabencana hidrometeorologi. Jembatan tersebut kini telah difungsikan dan dapat dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga 20 ton, Senin (2/2/2026).

Jembatan Bailey ini dibangun oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda, melibatkan personel Batalyon Zipur 16/Dhika Anoraga bersama jajaran Kodim 0119/Bener Meriah. Pengerjaan dilakukan secara intensif sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Sejak mulai difungsikan sekitar pukul 09.00 WIB, jembatan tersebut langsung dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung utama antarwilayah. Keberadaannya dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi, yang diwakili Danramil 06/Bukit Kapten Czi Aep Mukhran Halid, menyampaikan bahwa rampungnya jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana. “Jembatan Bailey ini sangat dibutuhkan untuk membantu memulihkan kembali aktivitas warga agar dapat berjalan normal,” ujarnya.

Selain sebagai sarana transportasi, jembatan ini juga berperan strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik, pelayanan kedaruratan, serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.

READ  Sinergi Yonarmed 11 Kostrad, DLH dan Pelajar Wujudkan Lingkungan Bersih Melalui Program ASRI Indonesia di Kota Magelang

Masyarakat Desa Karang Rejo menyambut syukuran tersebut dengan penuh rasa lega dan harapan. Dengan berfungsinya kembali jembatan penghubung, warga kini dapat menjalankan aktivitas secara lebih lancar tanpa harus menempuh jalur memutar yang sebelumnya menyulitkan. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam

12 Juni 2026 - 14:09 WIB

Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:35 WIB

Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

12 Juni 2026 - 08:33 WIB

Jangkau Pelosok Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad Pastikan Kesehatan Warga Tetap Terjaga

12 Juni 2026 - 08:30 WIB

Trending di TNI