Menu

Mode Gelap
Sambut HUT Ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Bintan Laksanakan Bersih Pantai SINERGI TNI AL DAN PEMERINTAH JAGA PESISIR, DANKODAERAL III DAMPINGI KASAL HADIRI AKSI “AKU CINTA LAUT” Sahabuddin: Inpres Pembinaan Pencak Silat Perlu Segera Diwujudkan Untuk Antar Indonesia ke Olimpiade Hari Ketiga Pencarian, Pos TNI AL Selatpanjang Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Kecelakaan Laut di Perairan Selat Air Hitam Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) Membantu Membuka Peluang agar Produk-produk Lokal Indonesia Semakin dikenal di Pasar Internasional.

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Umumkan Keberhasilan Swasembada Pangan

Avatar photobadge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto Umumkan Keberhasilan Swasembada Pangan Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto Umumkan Keberhasilan Swasembada Pangan

 

Karawang, Intelposts.com

 

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan.

“Bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para petani dan tamu undangan.

Presiden menyampaikan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan berkemampuan. Hingga akhir tahun 2025, Indonesia tercatat memiliki cadangan beras lebih dari 3 juta ton yang tersimpan di gudang pemerintah. Cadangan tersebut mencerminkan keberhasilan kebijakan pangan nasional sekaligus kekuatan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri.

“Bangsa yang berkemampuan, bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara optimal. Presiden mengaku tidak bisa menerima kenyataan apabila negara yang begitu kaya dan dianugerahi sumber daya melimpah masih bergantung pada bangsa lain.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

READ  Buru Prestasi dan Hadiah Ratusan Juta, Piala Panglima TNI 2026 Resmi Bergulir di Bandung

Sementara itu Mentan Amran Sulaiman mengatakan, Tidak sedikit pejabat Kementerian Pertanian yang telah dicopot. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026).

‎Amran juga mengatakan ribuan izin pedagang pupuk telah dicabut. “Izin Bapak Presiden, pupuk ini, kami kadang disampaikan Mentan ini kejam. Karena izin yang kami cabut sudah 2.300-an seluruh Indonesia,” ujarnya.

‎”Di sini ada Dirut PT Pupuk. Kita cabut izinnya. Begitu harga naik dari HET, main-main, kita cabut izinnya. Langsung hari ini, tinggal tombol, langsung cabut izinnya,” imbuh Amran.

‎”Terima kasih pak Kapolri, pak Wapang (Wakil Panglima TNI), Jaksa Agung. Jujur, aku sering jual nama Bapak di lapangan. Aku minta maaf hari ini. Aku bilang ini perintah pak Jaksa Agung, ‘ini harus ditangkap’. Sekarang tersangka sudah 76,” tambahnya. ‎

‎Menurut Amran, setidaknya sudah ada 192 orang pejabat maupun oknum pegawai internal maupun luar Kementerian Pertanian (Kementan) yang dicopot, pecat, dan masuk penjara.

‎”Kalau kami ditakdirkan 5 tahun, nggak reshuffle, berarti bisa 1.000 habis. Kami beritahu, ‘kinerja nggak baik, nggak patuh, perintah Presiden kamu harus dicopot’. Hanya menjalankan perintah Bapak Presiden,” pungkasnya.

Dalam panen raya yang terlaksana pada kesempatan hari ini, turut juga dihadiri oleh perusahaan-perusahaan BUMN seperti; PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV).

Hadirnya PTPN IV adalah sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia dalam swasembada pangan memenuhi kebutuhan dalam negeri dan tidak terjadinya impor untuk kebututuhan pangan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sahabuddin: Inpres Pembinaan Pencak Silat Perlu Segera Diwujudkan Untuk Antar Indonesia ke Olimpiade

6 September 2026 - 04:19 WIB

Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia

5 September 2026 - 12:07 WIB

Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) Membantu Membuka Peluang agar Produk-produk Lokal Indonesia Semakin dikenal di Pasar Internasional.

5 September 2026 - 08:35 WIB

Dorong Pertumbuhan Digital Berkelanjutan: Country Head STT GDC Indonesia, Hendrikus Hendra Gozali, Soroti Tantangan Efisiensi Energi dan Ketersediaan Talenta di Industri Data Center

3 September 2026 - 06:55 WIB

Dr. Harris, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM: Pemanfaatan EBT Baru 17 Persen, Percepatan Melalui PLTS 100 GWp & Kolaborasi Penuh Menuju NZE 2060

2 September 2026 - 11:24 WIB

Trending di Nasional