Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

Nasional

PERMAHI Sorot “Dalang di Balik Layar”, Desak Transparansi Total Kasus Penyiraman Air Keras oleh Oknum BAIS TNI

Avatar photobadge-check


					PERMAHI Sorot “Dalang di Balik Layar”, Desak Transparansi Total Kasus Penyiraman Air Keras oleh Oknum BAIS TNI Perbesar

PERMAHI Sorot “Dalang di Balik Layar”, Desak Transparansi Total Kasus Penyiraman Air Keras oleh Oknum BAIS TNI

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis KontraS kian memantik perhatian publik. Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) menilai, perkara ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan dugaan aksi terstruktur yang menuntut pengungkapan hingga ke akar—termasuk siapa aktor intelektual di baliknya.

 

Serangan brutal tersebut terjadi pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Salemba, Jakarta. Korban disiram cairan keras oleh pelaku tak dikenal saat mengendarai sepeda motor, usai mengikuti diskusi publik yang mengangkat isu strategis, termasuk kritik terhadap kebijakan pertahanan negara.

PERMAHI mengutuk keras tindakan itu sebagai bentuk nyata represivitas terhadap masyarakat sipil. Organisasi mahasiswa hukum tersebut menilai, pola serangan yang terjadi mengindikasikan adanya perencanaan matang, bukan sekadar aksi spontan.

Ketua Umum DPN PERMAHI, Azhar Sidiq S, menegaskan bahwa transparansi dalam proses hukum menjadi kunci utama untuk membongkar keseluruhan fakta.
“Publik tidak hanya menunggu siapa pelaku lapangan, tetapi juga siapa dalang di balik peristiwa ini. Tanpa keterbukaan, kepercayaan terhadap institusi negara akan terus tergerus,” ujarnya.

Senada, Sekretaris Jenderal DPN PERMAHI, Muhammad Afghan Ababil, mendesak Komisi I DPR RI agar turun tangan melakukan pengawasan ketat. Ia menilai, kasus ini memiliki dimensi serius karena melibatkan oknum aparat dari BAIS TNI.

READ  Strategi Allbirds di Pasar Indonesia: Jawab Kebutuhan Konsumen Muda yang Peduli Fashion dan Keberlanjutan

“Proses hukum tidak boleh berhenti pada pelaku eksekutor. Harus dibuka terang siapa aktor intelektualnya, apa motifnya, dan apakah ada kaitan dengan aktivitas korban yang vokal mengkritisi kebijakan negara,” tegas Afghan.

PERMAHI juga menyoroti potensi “chilling effect” terhadap kebebasan sipil. Serangan terhadap aktivis dinilai dapat menciptakan ketakutan kolektif bagi masyarakat yang ingin menyampaikan kritik, sehingga mengancam ruang demokrasi.

Meski mengapresiasi langkah awal penindakan terhadap empat anggota Tentara Nasional Indonesia yang telah ditetapkan sebagai tersangka, PERMAHI mengingatkan bahwa proses internal tidak boleh menjadi tameng yang menutup akuntabilitas publik.

“Pengusutan harus independen, terbuka, dan dapat diuji publik. Jika tidak, potensi konflik kepentingan akan selalu membayangi,” tambah Azhar.

Lebih jauh, PERMAHI mendesak evaluasi menyeluruh terhadap tubuh TNI, baik dari aspek struktural maupun kultural. Reformasi internal dinilai mendesak untuk memastikan institusi militer tetap berada dalam koridor supremasi hukum dan prinsip demokrasi.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, PERMAHI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka memastikan, tekanan publik tidak akan surut sampai keadilan ditegakkan—bukan hanya bagi korban, tetapi juga demi menjaga marwah hukum dan demokrasi di Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional

22 September 2026 - 16:17 WIB

Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen

19 September 2026 - 18:03 WIB

Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit

18 September 2026 - 00:47 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T

16 September 2026 - 23:54 WIB

Peresmian Sekretariat BPC HIPMI Jakarta Pusat: Teguh Agung Hartanto Tegaskan Siap Jadi Barometer & Motor Penggerak Ekonomi Pengusaha Muda Nasional

16 September 2026 - 23:29 WIB

Trending di Nasional