Menu ✖

Mode Gelap
Akhiri Penugasan dengan Tuntas, Yonarmed 12 Kostrad Laksanakan Alih Kodal Satgas Pamtas Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pembaretan Prajurit Yonif 753/AVT Sambut HUT ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Gebyar Bazar Murah untuk Masyarakat Semarak HUT Ke-81 TNI, Menarmed 1 Kostrad Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Berkontribusi dalam Suksesnya Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Hadirkan Sumber Air Bersih bagi Warga Desa Lemon

TNI

*Perkuat Kesiapsiagaan Medis di Lapangan, Wakasad Lantik 1.673 Tamtama Kesehatan*

Avatar photobadge-check

JAKARTA, tniad.mil.id — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat kesiapsiagaan medis di lapangan melalui pelantikan 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 kecabangan Kesehatan. Pelantikan dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).

1.673 Tamtama kesehatan tersebut merupakan bagian dari total 21.885 Tamtama remaja yang dilantik secara serentak dari berbagai kecabangan pada Dikmata Gelombang III T.A. 2025. Seluruh prajurit telah menempuh pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan di berbagai lembaga pendidikan TNI AD sebagai bekal awal pembentukan sikap, mental, dan fisik prajurit.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa pendidikan intensif tersebut bertujuan membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter, berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI melalui pembinaan fisik dan mental yang terintegrasi.

“Pendidikan yang kalian jalani merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia. Strategi ini ditindaklanjuti oleh lembaga pendidikan secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pengembangan satuan-satuan baru di seluruh wilayah Indonesia,” kutip Wakasad.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan tugas, kehadiran prajurit kesehatan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penugasan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan di daerah.

READ  Pangdivif 3 Kostrad Sambangi Prajurit Yonif 754 Kostrad di Tanah Papua

Para prajurit yang baru dilantik selanjutnya akan mengikuti pendidikan kejuruan kesehatan selama satu bulan sebelum ditempatkan pada satuan-satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran satuan ini dinilai strategis dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan dampak bencana, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhiri Penugasan dengan Tuntas, Yonarmed 12 Kostrad Laksanakan Alih Kodal Satgas Pamtas

28 September 2026 - 05:20 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pembaretan Prajurit Yonif 753/AVT

28 September 2026 - 05:18 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Gebyar Bazar Murah untuk Masyarakat

28 September 2026 - 05:16 WIB

Semarak HUT Ke-81 TNI, Menarmed 1 Kostrad Gelar Bazar Murah untuk Masyarakat

28 September 2026 - 05:13 WIB

Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Berkontribusi dalam Suksesnya Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

28 September 2026 - 05:11 WIB

Trending di TNI