Menu

Mode Gelap
JOC Jadi “Nerve Center” Latgabma Super Garuda Shield 2026 Yonif 432 Kostrad Edukasi Prajurit dan Persit tentang Pencegahan HIV/AIDS Pangdivif 3 Kostrad dan Prajurit Tanam 3.760 Pohon di Maros Dua Prajurit Yonif 754 Kostrad Raih Juara 1 di Ajang Lari Nasional TNI Manunggal Air, Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Harapan Air Bersih bagi Masyarakat Perbatasan Peduli Warga Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bantu Pembagian Beras Gratis kepada Warga

TNI

*Pemimpin Harus Jadi Teladan: TNI AD Uji Kemampuan Jasmani dan Militer Pati hingga Danyon*

Avatar photobadge-check

JAKARTA, tniad.mil.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi prajuritnya, tidak hanya dalam kepemimpinan dan manajerial, tetapi juga dalam kesiapan fisik dan kemampuan dasar keprajuritan. Penegasan tersebut tercermin dalam pelaksanaan Uji Kemampuan Jasmani dan Kemampuan Dasar Militer bagi Perwira Tinggi (Pati) hingga Komandan Batalyon (Danyon) yang digelar di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, selama tiga hari, sejak tanggal 2 hingga 4 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga profesionalisme, kesiapan fisik, serta keteladanan para pimpinan satuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai komandan.

Materi uji kemampuan meliputi kesegaran jasmani A dan B, menembak, serta renang militer. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan dengan mengutamakan faktor keamanan bagi seluruh peserta.

Pada uji kesegaran jasmani, para peserta menjalani serangkaian tes fisik untuk mengukur daya tahan dan tingkat kebugaran tubuh. Sementara itu, uji kemampuan menembak dilaksanakan untuk mengukur ketepatan, penguasaan senjata, serta kesiapsiagaan tempur. Adapun renang militer bertujuan menguji kemampuan prajurit dalam menghadapi medan perairan yang menjadi bagian dari tuntutan tugas operasi.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa uji kemampuan bagi komandan satuan merupakan kewajiban yang harus diikuti dan menjadi bagian penting dari pembinaan kepemimpinan di lingkungan TNI AD.

READ  Prajurit Yonif 413 Kostrad Raih Juara 1 Tinju Ramadhan Fighter Sukoharjo

Selain menjadi contoh nyata bagi prajuritnya, keteladanan tersebut menjadi faktor kunci dalam membangun prajurit yang profesional dan siap melaksanakan tugas. “Komandan yang hebat harus bisa menghebatkan prajuritnya. Bagaimana dengan komandan yang tidak hebat, apakah bisa menghebatkan prajuritnya?” tegas Kasad.

Melalui uji kemampuan ini, TNI AD berharap para perwira dan komandan satuan senantiasa berada dalam kondisi prima, profesional, serta siap memimpin prajurit dalam melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JOC Jadi “Nerve Center” Latgabma Super Garuda Shield 2026

8 September 2026 - 04:50 WIB

Yonif 432 Kostrad Edukasi Prajurit dan Persit tentang Pencegahan HIV/AIDS

8 September 2026 - 04:45 WIB

Pangdivif 3 Kostrad dan Prajurit Tanam 3.760 Pohon di Maros

8 September 2026 - 04:42 WIB

Dua Prajurit Yonif 754 Kostrad Raih Juara 1 di Ajang Lari Nasional

8 September 2026 - 04:37 WIB

TNI Manunggal Air, Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Harapan Air Bersih bagi Masyarakat Perbatasan

8 September 2026 - 04:33 WIB

Trending di TNI