Menu

Mode Gelap
Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen Kolaborasi TNI AL dan CT ARSA Foundation Hadirkan Kepedulian Nyata di Teluk Sasah. Sinergi TNI AL dan Basarnas, Lanal Banjarmasin Kawal dan Serahkan Barang Bukti KM Virgo Transport 8 Setetes Darah, Segenggam Kepedulian : Lanal Dumai Maknai HUT Ke-81 TNI AL Melalui Aksi Kemanusiaan Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit Naga Guntur Geni Yonarmed 11 Kostrad Semarakkan Lindu Aji Culture Fest 2026 di Borobudur

TNI

Pangdivif 2 Kostrad: Menjadi Prajurit Bukan Sekadar Pekerjaan, tetapi Jalan Pengabdian dan Kehormatan

Avatar photobadge-check

Jember — Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Brigif 9/DY Kostrad dan Yonif 509/BY Kostrad. Kegiatan tersebut menjadi momentum pembinaan satuan sekaligus penguatan nilai-nilai pengabdian, disiplin, dan kehormatan prajurit. Rabu (26/8/2026)

Dalam kunjungan tersebut, Pangdivif 2 Kostrad meninjau berbagai aspek pembinaan satuan, mulai dari fasilitas pangkalan, kesejahteraan prajurit, ruang makan, hingga kemampuan menembak sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional.

Pangdivif 2 Kostrad juga meresmikan kolam renang Yonif 509/BY Kostrad sebagai sarana pembinaan fisik prajurit sekaligus fasilitas yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Jember.

Kepedulian terhadap generasi muda turut diwujudkan melalui penyerahan alat musik angklung kepada anak-anak sekolah. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan TNI terhadap upaya mengenalkan sekaligus melestarikan budaya bangsa.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Primadi menegaskan bahwa menjadi prajurit TNI bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah kehormatan dan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Seorang prajurit harus menjalani kehidupan militer dengan penuh kesadaran dan ketulusan hati. Jangan pernah menjadikan TNI hanya sebagai tempat bekerja, mengejar gaya hidup, atau memenuhi ambisi pribadi.”

Pangdivif 2 juga mengingatkan bahwa berbagai pelanggaran dapat berawal dari kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai kehidupan militer, persoalan ekonomi, komunikasi keluarga yang kurang baik, maupun sikap tidak profesional dalam melaksanakan tugas.

READ  Yonarmed 12 Kostrad Bangun Kepercayaan Warga, Senjata Springfield Diserahkan Sukarela di Perbatasan

Menurutnya, setiap pelanggaran tidak hanya berdampak pada karier prajurit, tetapi juga dapat merusak kepercayaan keluarga, mengganggu masa depan, serta menurunkan kepercayaan masyarakat.

“Jangan pernah berpikir bahwa sebuah pelanggaran hanya berdampak sesaat. Ketika kehormatan seorang prajurit hilang, yang ikut merasakan dampaknya adalah keluarga. Kepercayaan masyarakat berkurang dan beban kehidupan terus meningkat,” tegasnya.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi TNI AL dan CT ARSA Foundation Hadirkan Kepedulian Nyata di Teluk Sasah.

19 September 2026 - 00:29 WIB

Sinergi TNI AL dan Basarnas, Lanal Banjarmasin Kawal dan Serahkan Barang Bukti KM Virgo Transport 8

19 September 2026 - 00:26 WIB

Setetes Darah, Segenggam Kepedulian : Lanal Dumai Maknai HUT Ke-81 TNI AL Melalui Aksi Kemanusiaan

18 September 2026 - 01:30 WIB

Naga Guntur Geni Yonarmed 11 Kostrad Semarakkan Lindu Aji Culture Fest 2026 di Borobudur

17 September 2026 - 05:44 WIB

Danbrigif 13/Galuh Rahayu Pimpin Korps Raport Pindah Satuan, Tekankan Tanggung Jawab dan Kehormatan Prajurit

17 September 2026 - 05:42 WIB

Trending di TNI