Menu ✖

Mode Gelap
KRI Bung Hatta-370 Kerahkan Alutsista Penuh Evakuasi Korban KM. Virgo Transport 8 ITS GIOVANNI DELLE BANDE NERE KUNJUNGI JAKARTA, KODAERAL III DORONG HUBUNGAN MARITIM INDONESIA–ITALIA JALIN SINERGI KEMARITIMAN, DANKODAERAL III SAMBUT KEPALA STASIUN METEOROLOGI KELAS I MARITIM TANJUNG PRIOK WADAN KODAERAL III SAMBUT KEDATANGAN KAPAL PERANG RUSIA RFS MARSHAL SHAPOSHNIKOV DI TANJUNG PRIOK BINSIS Kavaleri TNI AD Perkuat Kesiapan Operasional YonKav 1/BCC/1 Kostrad Danbrigif 13 Kostrad Hadiri Ziarah Dalam Rangka HUT Ke-81 TNI

Nasional

Lolos Pemeriksaan Karantina, 10.362 Ekor Ikan Asal Natuna Diekspor Lagi ke Hongkong

Avatar photobadge-check


					Lolos Pemeriksaan Karantina, 10.362 Ekor Ikan Asal Natuna Diekspor Lagi ke Hongkong Perbesar

Lolos Pemeriksaan Karantina, 10.362 Ekor Ikan Asal Natuna Diekspor Lagi ke Hongkong

 

 

Batam, Intelposts.com

 

Komoditas perikanan unggulan asal Natuna memenuhi pemeriksaan karantina, baik fisik maupun administrasi untuk ekspor. Badan Karantina Indonesia (Barantin) Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna menerbitkan _Health Certificate for Fish and Fish Product_ (KI-1) untuk 10.362 ekor ikan dari berbagai jenis.

Kepala Karantina Kepri Hasim mengatakan sertifikasi ekspor ikan hidup dapat berjalan setelah semua tahapan pemeriksaan Karantina berjalan dengan sesuai aturan yang berlaku, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta peraturan lainnya. Pemeriksaan administratif dengan mengecek dokumen persyaratan, seperti _invoice, packing list, dan certificate of origin_ (COO) yang diajukan oleh pemilik komoditas atau pengguna jasa.

“Setelah sesuai persyaratan dan absah, maka dilanjutkan pemeriksaan kesehatan yaitu dengan mengambil organ tubuh ikan untuk dilakukan pengujian laboratorium. Mengacu pada hasil pengujian yang menyatakan negatif dari penyakit iridovirus ikan kakap merah atau _Red Seabream Iridovirus Disease_ (RSIVD), kemudian Karantina menerbitkan Sertifikat Hasil Pengujian (SHP),” ungkap Hasim dalam keterangan tertulisnya di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (3/7).

READ  Ida Purbaya (Isteri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa): Bangga Daya Tarik Produk-produk Fashion, Kerajinan, dan Asesoris UMKM Semakin Berkualitas dan Mengikuti Tren.

Hasim menambahkan, Karantina Kepri terus berkomitmen menjamin setiap media pembawa yang akan dilalulintaskan dalam keadaan sehat dan aman. Apalagi ekspor ke Hongkong yang dikenal memiliki pengawasan yang ketat dan teliti dalam pemasukan komoditas.

Nilai ekonomi ekspor komoditas perikanan unggulan Natuna kali ini mencapai Rp1,1 miliar, yang didominasi jenis ikan kerapu dan ikan kakak tua. Adapun rinciannya terdiri dari 2.239 ekor ikan kerapu sunu, 1.421 ekor ikan kakak tua, 1.268 ekor ikan kerapu cantik, 1.222 ekor ikan kerapu cantang, 1.050 ekor ikan kerapu macan, 1.010 ekor ikan kerapu bakau, 980 ekor ikan kerapu gepeng, 965 ekor ikan kerapu pasir, dan 208 ekor ikan kerapu ringau.

Berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) selama semester I, jumlah ekspor ikan Natuna tujuan Hongkong mencapai 28.818 ekor ikan dengan nilai ekonomi sebesar Rp2,9 miliar. Frekuensinya sebanyak tiga kali ekspor dan relatif terus meningkat. Selain itu, selama semester I juga ekspor 2,3 ton ikan ke Malaysia.

Sejauh ini, menurut Hasim, ekspor ikan dari Natuna tidak ada mengalami kendala atau penolakan dari negara tujuan atau _Notification of Non-Compliance_ (NNC). Hal ini membuktikan bahwa janji layanan Karantina selama ini dalam pengawasan dan pemeriksaan berjalan dengan efektif.

“Kami bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan menjunjung integritas. Amanah yang diemban adalah wujud kehadiran negara dalam menjamin kelancaran ekspor, apalagi ini soal komoditas perikanan yang menjadi sumber pendapatan nelayan di Natuna,” tutup Hasim.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dekranasda Manokwari Dorong Produk Akar Wangi Tembus Pasar Lebih Luas

29 September 2026 - 03:20 WIB

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat Sukses Kukuhkan Susunan Kepengurusan Baru Periode 2026–2031

26 September 2026 - 12:54 WIB

RPA INDONESIA MINTA KOMISI III DPR DAN PROPAM KAWAL KASUS VANESSA TUHUTERU, TEGASKAN HAK PENDIDIKAN SHAREN DAN KEJELASAN FINANSIAL RP500 JUTA

25 September 2026 - 23:23 WIB

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati: Akselerasi PAD DKI Jakarta, Bapenda Dorong Ekosistem Pembayaran Daerah yang Modern dan Terintegrasi

25 September 2026 - 13:43 WIB

Mubes VII Wira Karya Indonesia Tetapkan Venessa Supit Ketum DPP, Janjikan Kejutan Program Baru

24 September 2026 - 12:26 WIB

Trending di Nasional