Menu ✖

Mode Gelap
Posal Kijang Respons Cepat Evakuasi KM Alferro yang Kandas di Perairan Mangkil Kecil Semangat Sportivitas Warnai Pembukaan Turnamen Badminton Danlanal Cup Dalam Rangka HUT Ke-81 TNI AL Sambut Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Gelar Aksi Donor Darah Dekranasda Manokwari Dorong Produk Akar Wangi Tembus Pasar Lebih Luas Danlanal Bintan Kobarkan Semangat Kepahlawanan, Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI di Pusara Bhakti Akhiri Penugasan dengan Tuntas, Yonarmed 12 Kostrad Laksanakan Alih Kodal Satgas Pamtas

TNI

Latihan Terjun Malam Berbahaya, Panglima Hadir Pastikan Aman

Avatar photobadge-check

Jakarta,  24 Desember 2025

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, Irdivif, bersama para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, meninjau langsung jalannya latihan terjun Mandiri Satuan Jajaran (Satjar) Divif 2 Kostrad di Grati, Pasuruan. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesiapan prajurit dalam menguasai kemampuan tempur, khususnya teknik terjun payung yang menuntut keberanian khususnya dimalam hari. (Pasuruan, 23 Desember 2025).

Salah satu titik krusial dalam latihan kali ini adalah terjun malam, yang dikenal sebagai fase paling berbahaya. Minimnya cahaya, terbatasnya jarak pandang, serta faktor cuaca yang tidak menentu menjadikan terjun malam sebagai ujian sesungguhnya bagi mental dan nyali prajurit. Prajurit dituntut untuk mengandalkan disiplin, insting, dan kepercayaan penuh pada ilmu yang telah diajarkan. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, sehingga penerapan prosedur keselamatan menjadi harga mati.

Mayjen TNI Susilo menekankan bahwa latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mental dan fisik prajurit yang tangguh. Dengan adanya fase terjun malam, diharapkan prajurit semakin siap menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang, baik dalam kondisi terang maupun gelap.

“Penerjunan malam terasa sangat menantang dengan minimnya jarak pandang dan penglihatan karena kegelapan malam. Menuntut penerjun memfokuskan insting bertahan hidupnya diudara dengan menerapkan semua materi penerjunan yang diajarkan oleh pelatih. Menakutkan tapi ingin melakukannya lagi” ucap Lettu Cku Dominiave Zefanya salah satu peserta. (Penkostrad).

READ  Prajurit Yonif 330 Kostrad Borong Prestasi di Ajang Aquathlon dan Pencak Silat Nasional

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Posal Kijang Respons Cepat Evakuasi KM Alferro yang Kandas di Perairan Mangkil Kecil

29 September 2026 - 05:13 WIB

Semangat Sportivitas Warnai Pembukaan Turnamen Badminton Danlanal Cup Dalam Rangka HUT Ke-81 TNI AL

29 September 2026 - 05:12 WIB

Danlanal Bintan Kobarkan Semangat Kepahlawanan, Ziarah Nasional HUT Ke-81 TNI di Pusara Bhakti

28 September 2026 - 21:53 WIB

Akhiri Penugasan dengan Tuntas, Yonarmed 12 Kostrad Laksanakan Alih Kodal Satgas Pamtas

28 September 2026 - 05:20 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pembaretan Prajurit Yonif 753/AVT

28 September 2026 - 05:18 WIB

Trending di TNI