Menu

Mode Gelap
BAKAR SEMANGAT PRAJURIT, DANKODAERAL III YANG DIWAKILI ASTER DANKODAERAL DUKUNG ATLET JETSKI KODAERAL III DI PANTAI ANCOL PRAJURIT JALASENA SATROL KODAERAL III, UKIR PRESTASI GEMILANG DI OPEN TOURNAMENT JETSKI PIALA PANGLIMA TNI CUP 2026 Prajurit Lanal Bintan Turut Serta Mendukung Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial Kampung Bahari Nusantara Warna-Warni Pulau Penyengat Daud Yordan Apresiasi Gelaran Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026”: Wadah Lahirkan Juara Dunia dari Indonesia Jelang Persija–Persib, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalin dan Kantong Parkir di GBK

TNI

Latihan Terjun Malam Berbahaya, Panglima Hadir Pastikan Aman

Avatar photobadge-check

Jakarta,  24 Desember 2025

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, Irdivif, bersama para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, meninjau langsung jalannya latihan terjun Mandiri Satuan Jajaran (Satjar) Divif 2 Kostrad di Grati, Pasuruan. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesiapan prajurit dalam menguasai kemampuan tempur, khususnya teknik terjun payung yang menuntut keberanian khususnya dimalam hari. (Pasuruan, 23 Desember 2025).

Salah satu titik krusial dalam latihan kali ini adalah terjun malam, yang dikenal sebagai fase paling berbahaya. Minimnya cahaya, terbatasnya jarak pandang, serta faktor cuaca yang tidak menentu menjadikan terjun malam sebagai ujian sesungguhnya bagi mental dan nyali prajurit. Prajurit dituntut untuk mengandalkan disiplin, insting, dan kepercayaan penuh pada ilmu yang telah diajarkan. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, sehingga penerapan prosedur keselamatan menjadi harga mati.

Mayjen TNI Susilo menekankan bahwa latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mental dan fisik prajurit yang tangguh. Dengan adanya fase terjun malam, diharapkan prajurit semakin siap menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang, baik dalam kondisi terang maupun gelap.

“Penerjunan malam terasa sangat menantang dengan minimnya jarak pandang dan penglihatan karena kegelapan malam. Menuntut penerjun memfokuskan insting bertahan hidupnya diudara dengan menerapkan semua materi penerjunan yang diajarkan oleh pelatih. Menakutkan tapi ingin melakukannya lagi” ucap Lettu Cku Dominiave Zefanya salah satu peserta. (Penkostrad).

READ  Jembatan Perintis Gantung Langit Tembus Separuh Target, Mobilitas Warga Segera Lancar

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BAKAR SEMANGAT PRAJURIT, DANKODAERAL III YANG DIWAKILI ASTER DANKODAERAL DUKUNG ATLET JETSKI KODAERAL III DI PANTAI ANCOL

12 September 2026 - 13:36 WIB

PRAJURIT JALASENA SATROL KODAERAL III, UKIR PRESTASI GEMILANG DI OPEN TOURNAMENT JETSKI PIALA PANGLIMA TNI CUP 2026

12 September 2026 - 13:35 WIB

Prajurit Lanal Bintan Turut Serta Mendukung Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial Kampung Bahari Nusantara Warna-Warni Pulau Penyengat

12 September 2026 - 12:08 WIB

Prajurit Lanal Bintan Raih Penghargaan di Hari Jadi Ke-81 TNI AL

11 September 2026 - 16:17 WIB

Tekan Lonjakan Karhutla, Lanal Banjarmasin Hadiri Penyuluhan Satgas Mabes

11 September 2026 - 16:14 WIB

Trending di TNI