Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

TNI

Latihan Terjun Malam Berbahaya, Panglima Hadir Pastikan Aman

Avatar photobadge-check

Jakarta,  24 Desember 2025

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, Irdivif, bersama para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, meninjau langsung jalannya latihan terjun Mandiri Satuan Jajaran (Satjar) Divif 2 Kostrad di Grati, Pasuruan. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesiapan prajurit dalam menguasai kemampuan tempur, khususnya teknik terjun payung yang menuntut keberanian khususnya dimalam hari. (Pasuruan, 23 Desember 2025).

Salah satu titik krusial dalam latihan kali ini adalah terjun malam, yang dikenal sebagai fase paling berbahaya. Minimnya cahaya, terbatasnya jarak pandang, serta faktor cuaca yang tidak menentu menjadikan terjun malam sebagai ujian sesungguhnya bagi mental dan nyali prajurit. Prajurit dituntut untuk mengandalkan disiplin, insting, dan kepercayaan penuh pada ilmu yang telah diajarkan. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, sehingga penerapan prosedur keselamatan menjadi harga mati.

Mayjen TNI Susilo menekankan bahwa latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mental dan fisik prajurit yang tangguh. Dengan adanya fase terjun malam, diharapkan prajurit semakin siap menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang, baik dalam kondisi terang maupun gelap.

“Penerjunan malam terasa sangat menantang dengan minimnya jarak pandang dan penglihatan karena kegelapan malam. Menuntut penerjun memfokuskan insting bertahan hidupnya diudara dengan menerapkan semua materi penerjunan yang diajarkan oleh pelatih. Menakutkan tapi ingin melakukannya lagi” ucap Lettu Cku Dominiave Zefanya salah satu peserta. (Penkostrad).

READ  Brigif 20 Kostrad Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Timur

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai

7 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer

7 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit

7 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu

7 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo

7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di TNI