Menu

Mode Gelap
Sambut HUT Ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Bintan Laksanakan Bersih Pantai SINERGI TNI AL DAN PEMERINTAH JAGA PESISIR, DANKODAERAL III DAMPINGI KASAL HADIRI AKSI “AKU CINTA LAUT” Sahabuddin: Inpres Pembinaan Pencak Silat Perlu Segera Diwujudkan Untuk Antar Indonesia ke Olimpiade Hari Ketiga Pencarian, Pos TNI AL Selatpanjang Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Kecelakaan Laut di Perairan Selat Air Hitam Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) Membantu Membuka Peluang agar Produk-produk Lokal Indonesia Semakin dikenal di Pasar Internasional.

Nasional

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Resmi Meluncurkan Platform Budaya GO untuk Mewujudkan Ekosistem Budaya Digital

Avatar photobadge-check


					Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Resmi Meluncurkan Platform Budaya GO untuk Mewujudkan Ekosistem Budaya Digital Perbesar

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Resmi Meluncurkan Platform Budaya GO untuk Mewujudkan Ekosistem Budaya Digital

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi meluncurkan platform Budaya GO!, pada Kamis (23/10/2025), di Gedung A Kemendikdasmen Jakarta. Platform ini bertujuan untuk mendorong ruang inovasi dan kolaborasi untuk menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan ekosistem digital.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan dalam sambutan daring bahwa “Budaya Go” menjadi ruang bagi ide-ide segar dan inovatif. Menurutnya, teknologi bisa menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai budaya lewat cara yang lebih modern, interaktif, dan mudah diakses.

Fadli juga percaya langkah ini bisa memperkuat ekonomi budaya sekaligus membuka peluang bagi industri kreatif agar lebih berkelanjutan. Ia berharap “Budaya Go” dapat memperkuat ekosistem budaya digital yang berdampak luas bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menambahkan bahwa kompetisi ini bertujuan menjembatani dunia budaya dengan digitalisasi agar bisa menarik perhatian generasi muda.

“Ini adalah bagaimana Kementerian Kebudayaan membangun ekosistem budaya digital, karena kita harus memahami warisan budaya kita untuk relevan dengan masa kini dan masa depan,” katanya.

READ  PT. Amerta Corona Sahabat Indonesia Raih Penghargaan Prestisius Greenship Awards 2025:  Greenship Innovation Category

Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa dan profesional dari seluruh Indonesia dengan target 300 karya yang akan bersaing memperebutkan hadiah total sekitar Rp450 juta. Para peserta diharapkan memahami teknologi dan warisan budaya, sementara syarat lengkapnya bisa diakses melalui budaya.go.id.

Pendaftaran “Budaya Go” berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2025. Melalui langkah ini, pemerintah berharap bisa melahirkan karya-karya baru yang memperkuat identitas budaya nasional sekaligus membawanya ke era digital.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sahabuddin: Inpres Pembinaan Pencak Silat Perlu Segera Diwujudkan Untuk Antar Indonesia ke Olimpiade

6 September 2026 - 04:19 WIB

Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia

5 September 2026 - 12:07 WIB

Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) Membantu Membuka Peluang agar Produk-produk Lokal Indonesia Semakin dikenal di Pasar Internasional.

5 September 2026 - 08:35 WIB

Dorong Pertumbuhan Digital Berkelanjutan: Country Head STT GDC Indonesia, Hendrikus Hendra Gozali, Soroti Tantangan Efisiensi Energi dan Ketersediaan Talenta di Industri Data Center

3 September 2026 - 06:55 WIB

Dr. Harris, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM: Pemanfaatan EBT Baru 17 Persen, Percepatan Melalui PLTS 100 GWp & Kolaborasi Penuh Menuju NZE 2060

2 September 2026 - 11:24 WIB

Trending di Nasional