
Jakarta, 21 April 2026

Bavonkutu, Republik Demokratik Kongo – Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Masinda sebagai bagian dari program Quick Impact Project (QIP) Civil-Military Cooperation (CIMIC) dalam rangka mendukung perlindungan masyarakat sipil (Protection of Civilians/POC), Senin (20/04/2026).
Jembatan yang menghubungkan Desa Bavonkutu dan Mukasila ini menjadi solusi atas kesulitan warga yang sebelumnya harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan tersebut, akses transportasi masyarakat kini menjadi lebih lancar dan aman, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
Pembangunan jembatan dimulai sejak 24 November 2025 dan diselesaikan dalam waktu kurang lebih lima bulan oleh Tim Zeni Satgas INDORDB XXXIX-G yang dipimpin Kapten Czi Deni bersama 20 personel, di bawah pengawasan Komandan Kompi Mayor Inf Depari. Proyek ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat, termasuk otoritas komunitas Chieffery Walese-Vonkutu.
Peresmian Jembatan Masinda dilaksanakan oleh perwakilan MONUSCO bersama Bupati Irumu, serta dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Political Affairs, Human Rights, UNDSS, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran jembatan ini mendapat apresiasi luas karena memberikan manfaat langsung bagi sekitar 15.000 warga.
Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Jembatan Masinda juga mendukung kelancaran patroli MONUSCO, khususnya di wilayah barat yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kontribusi Satgas INDORDB XXXIX-G dalam menjaga stabilitas keamanan serta membantu masyarakat di daerah penugasan. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol














