Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

TNI

Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Divif 2 Kostrad

Avatar photobadge-check

Jakarta, 21 Mei 2026

Singosari – Lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” bergema mengiringi barisan prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad yang berdiri tegak di Lapangan Sapta Marga. Dengan penuh khidmat, upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 digelar untuk mengenang 118 tahun perjuangan Budi Utomo, tonggak awal kebangkitan nasional bangsa Indonesia. Rabu (20/5/2026).

Upacara dipimpin oleh Irdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Indra Heri, SE., yang membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa di era digital serta melanjutkan semangat perjuangan para pendiri bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.

Tema Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi penerus yang harus dijaga, dibina, dan dipersiapkan menghadapi tantangan global dengan tetap berlandaskan semangat nasionalisme dan persatuan.

Dalam amanatnya, Menteri Komunikasi dan Digital menekankan: “Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.”

READ  PERKUAT SINERGI TNI AL DAN PEMERINTAH DAERAH, DANKODAERAL III LAKSANAKAN KUNJUNGAN KERJA KE BUPATI BEKASI

Semangat 1908 menjadi tonggak penting dalam sejarah bangsa, di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Transformasi ini menandai lahirnya kesadaran nasional yang lebih luas, bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga melalui gagasan, pendidikan, dan diplomasi yang memperkuat posisi Indonesia di mata dunia. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai

7 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer

7 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit

7 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu

7 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo

7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di TNI