Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

Nasional

DRAMATIS! RPA INDONESIA SELAMATKAN WNI KORBAN ‘LOVE SCAMMING’ DI KAMBOJA: Terjebak Kerja Tanpa Gaji, Disiksa Karena Tak Capai Target Penipuan!

Avatar photobadge-check


					DRAMATIS! RPA INDONESIA SELAMATKAN WNI KORBAN ‘LOVE SCAMMING’ DI KAMBOJA: Terjebak Kerja Tanpa Gaji, Disiksa Karena Tak Capai Target Penipuan! Perbesar

DRAMATIS! RPA INDONESIA SELAMATKAN WNI KORBAN ‘LOVE SCAMMING’ DI KAMBOJA: Terjebak Kerja Tanpa Gaji, Disiksa Karena Tak Capai Target Penipuan!

 

​Jakarta, Intelposts.com

 

Warga Negara Indonesia (WNI), Ralf Zidane , akhirnya kembali ke tanah air setelah berhasil diselamatkan dari praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Ralf Zidane merupakan korban ‘Love Scamming’ yang dipulangkan dengan selamat berkat aksi cepat Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Indonesia, berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan KBRI Kamboja.

​Ketua Umum RPA Indonesia, Jeannie Latumahina, menyambut langsung kepulangan korban. “Puji syukur, RPA Indonesia berhasil memulangkan korban TPPO dari Kamboja,” ujar Jeannie, seraya berharap korban segera pulih dari trauma.

​Terjebak Modus ‘Love Scamming’ dan Penyiksaan” kata Ida Sapulette sebagai Ketua DPD RPA INDONESIA Jakarts Utara yang menerima laporan dari keluarga korban.

​Kasus ini terungkap setelah orang tua korban di Jakarta Utara melapor kepada Ketua DPD RPA Indonesia Jakarta Utara, Ida Sapulette

Ralf tergiur tawaran kerja di Kamboja tanpa memeriksa legalitas agensi dan visa kerja.
​Setelah 11 bulan bekerja, korban terperangkap dalam praktik kerja ilegal sebagai scammer daring (Love Scamming).

Parahnya, korban tidak menerima gaji tetap. Gaji korban didasarkan pada target penipuan yang harus dicapai. “Setiap hari korban tidak mencapai target, bosnya akan menyiksa mereka,” ungkap Yusuf Pradiga dari DPP RPA Indonesia, menambahkan korban dipaksa bekerja dari pukul 07.30 hingga 23.00 malam.

READ  Lansia Bidan Alami Tindakan Kekerasan Fisik di Lingkungan Gereja

​Merasa terancam, Ralf nekat melarikan diri dengan dalih memotong rambut dan segera melapor ke KBRI Kamboja.

“​DPP RPA Indonesia bergerak cepat menindaklanjuti laporan DPD RPA INDONESIA Jakarta Utara, melaporkannya ke Kemenlu RI dan berkoordinasi intensif dengan KBRI Kamboja hingga akhirnya proses pemulangan melalui SPLP dan Exit Visa tuntas” kata Yusuf Pradiga dari DPP RPA Indonesia.

​LBH RPA Indonesia, M. Wirabadsha Maruapey, S.H., menegaskan komitmen RPA Indonesia dalam memberikan dukungan hukum. “Ini adalah kabar baik dan bukti bahwa kerja keras RPA INDONESIA dalam memperjuangkan hak-hak korban telah membuahkan hasil dan kisah ini jangan terulang lagi bagi generasi muda Indonesia yang lain,” tegasnya.

​Mengakhiri pernyataannya, Ketum RPA Indonesia , Jeannie Latumahina berpesan kepada generasi muda: “Agensinya harus dicek apakah legal atau tidak dan visa yang digunakan harus visa kerja.”

Jakarta 20 Oktober 2025

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional

22 September 2026 - 16:17 WIB

Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen

19 September 2026 - 18:03 WIB

Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit

18 September 2026 - 00:47 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T

16 September 2026 - 23:54 WIB

Peresmian Sekretariat BPC HIPMI Jakarta Pusat: Teguh Agung Hartanto Tegaskan Siap Jadi Barometer & Motor Penggerak Ekonomi Pengusaha Muda Nasional

16 September 2026 - 23:29 WIB

Trending di Nasional