Menu ✖

Mode Gelap
Mensos Gus Ipul-KONAS XVI dan FIT XII IAKMI 2026 : “Bansos harus Tepat Sasaran” Ari Martua (Kabid Infokom SAPMA PP DKI Jakarta): Resmi Dilantik, SAPMA PP DKI Jakarta Siap Menjadi Barometer Pemuda dan Mitra Strategis Pemerintah Ketika Mata Menjadi Jendela Kesehatan: EyRIS dan Terobosan Skrining Retina Berbasis AI untuk Deteksi Dini Diabetes, Ginjal, dan Jantung Pangkostrad Kunjungi Madivif 1 dan Yonif 328/Dirgahayu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Prajurit Tuntaskan Misi Perdamaian Dunia, Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO Kembali ke Tanah Air Satgas Pamtas Yonkav 8 Kostrad dan TDM Tutup Patkor Seri II, Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia

Nasional

Mensos Gus Ipul-KONAS XVI dan FIT XII IAKMI 2026 : “Bansos harus Tepat Sasaran”

Avatar photobadge-check


					Mensos Gus Ipul-KONAS XVI dan FIT XII IAKMI 2026 : “Bansos harus Tepat Sasaran” Perbesar

Ket.foto: Gus Ipul berfoto dengan Panitia KONAS XVI IAKMI (MC) Sisi Nur Asiah

 

Mensos Gus Ipul-KONAS XVI dan FIT XII IAKMI 2026 : “Bansos harus Tepat Sasaran”

 

 

JAKARTA, 31 Oktober 2026.

 

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya data tunggal untuk ketepatan sasaran bantuan sosial dalam pidatonya pada rangkaian acara Konggres Nasional (KONAS) XVI dan Forum Ilmiah Tahunan (FIT) XII IAKMI 2026 di Gedung Nusantara V MPR-DPR RI, Senayan (30/10).

 

Berdasarkan data dari panitia hadir sekitar 500 pengurus pusat IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) dan pengurus daerah IAKMI dari 38 provinsi se Indonesia, pimpinan kementerian/ lembaga, perwakilan pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, Organisasi profesi, Akademisi, Peneliti, Pelaku Dunia Usaha, serta Mahasiswa.

Gus Ipul menyampaikan tiga poin utama :

1. Masalah : Data Harus Satu.
Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh data penerima bantuan dari berbagai kementerian disatukan dalam satu sistem agar tidak tumpang tindih.

2. Solusi : DTSEN dan PBI JK.
Kemensos bersama BPS bertugas melakukan verifikasi dan validasi data ke dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Data ini dibagi menjadi Desil 1 hingga Desil 10, dimana Desil 1 adalah 10% penduduk prasejahtera. Data akan dimutakhirkan secara dinamis berdasarkan kelahiran, kematian, perpindahan, dan perubahan kondisi ekonomi.

READ  Wapres Gibran Kunjungi Slipi, Korem 052/Wkr Pastikan Pengamanan VVIP Berjalan Lancar

DTSEN inilah yang menjadi basis utama penetapan PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) yang dikelola bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

3. Program Baru : Gerakan Nasional Peduli Tetangga.

Gus Ipul resmi meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga dengan slogan “Bersama Kita Bisa !”. Masyarakat diajak menjadi Agen Perlinsos Digital melalui agent-perlinsos.kemensos.go.idGus Ipul berfoto dengan Panitia KONAS XVI IAKMI (MC) Sisi Nur Asiah

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ari Martua (Kabid Infokom SAPMA PP DKI Jakarta): Resmi Dilantik, SAPMA PP DKI Jakarta Siap Menjadi Barometer Pemuda dan Mitra Strategis Pemerintah

31 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ketika Mata Menjadi Jendela Kesehatan: EyRIS dan Terobosan Skrining Retina Berbasis AI untuk Deteksi Dini Diabetes, Ginjal, dan Jantung

31 Oktober 2026 - 07:04 WIB

AAI Nasional Bersatu Satukan Dua Organisasi Advokat, Siapkan Pengurus Periode 2026–2031

29 Oktober 2026 - 15:02 WIB

PT. Leyand International, TBK Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Paparan Publik 2026

29 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Kembali Terpilih Secara Aklamasi Di Munas APBMI, H Juswandi Kristanto :  Kerjasama Yang Baik dengan BUP Kunci Tekan Biaya Logistik Nasional

28 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Trending di Nasional