Inspirasi Para Wanita Tangguh di GPSI Pancaran Kasih Allah: Menggali “3 Kebahagiaan Sejati Bagi Wanita”

JAKARTA, 16 September 2026 —
Nilai terbesar seorang wanita bukan sekadar kecantikan atau pencapaian, melainkan hubungannya dengan Tuhan. Wanita yang hidup dalam Tuhan memiliki kekuatan untuk menghadapi masa depan dengan iman, bukan ketakutan. Semangat inilah yang terpancar dalam acara Talkshow bertajuk “3 Kebahagiaan Sejati Bagi Wanita” yang diselenggarakan secara eksklusif di GPSI Pancaran Kasih Allah (PKA) pada Selasa, 15 September 2026.

Acara ini digelar dalam rangka mengenang almarhumah Ibu Joke Jemima Raturandang Sumual, sosok yang semasa hidupnya memancarkan tiga kebahagiaan sejati: berkarya dalam bidang kerohanian, berprestasi dalam dunia kerja, dan menjadi panutan bagi keluarga serta sesama.
Talkshow ini menghadirkan jajaran pembicara inspiratif dari berbagai bidang, mulai dari dunia profesional, militer, hingga akademisi:
*Levita G. Supit, S.H., M.H. (Pebisnis, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba/Franchise Indonesia, Ketua Komite Tetap KADIN, HIPA, ARFF, & WFA)
Menekankan pentingnya ketaatan dan kerja keras. Kunci menghadapi pasang surut dunia usaha adalah ketekunan dan kesediaan menjalani proses tanpa mencari jalan pintas.
*Kol. (K) Purn. Pdt. Tiara Indah Kusuma Ningrum, S.Th., M.Si. (Purnawirawan Kowad & Dosen)
Menegaskan bahwa perempuan adalah penolong yang sepadan (ezer kenegdo) dan pembawa sukacita (joy). Sukacita merupakan keputusan hati yang tidak dipengaruhi situasi luar, sebagaimana teladan Almh. Oma Joke yang mendirikan gereja dan perpustakaan Lemhannas.
*Pdt. Meiske Sinain Rengkuan, S.Th. (Pendeta GPSI)
Mengingatkan pentingnya meluangkan waktu bagi Tuhan dan mewariskan iman kepada anak cucu, meneladani kisah Ibu Eunika dan Nenek Lois dalam Kitab 2 Timotius 1:5, serta menjadi penuntun bagi sesama.
*Ps. Merry Hdassah, M.Th. (Founder From Glory to Glory)
Membagikan kesaksian penyertaan Tuhan bagi para janda dan keluarga. Ia berpesan agar wanita senantiasa berjalan di track Tuhan dan mendengarkan suara-Nya agar terus menjadi penolong serta berkat bagi keturunan.
*Roza Andriani (Mama Rozza) (Entrepreneur)
Menginspirasi peserta melalui kisah kebangkitannya dari seorang ibu rumah tangga biasa hingga sukses memimpin 3.000 tim dengan omzet mencapai Rp15 Miliar, berkat ketaatan dan optimalisasi talenta dari Tuhan.
*Prof. Dr. Wies G. Lapian (Gelar Penanggap / Ahli Hukum)
Mengenang Almh. Oma Joke sebagai sahabat kecil yang tekun hingga berkarya di Lemhannas. Ia menekankan pentingnya persatuan wanita, menjadi pendamai dalam keluarga maupun gereja, serta menggunakan karunia rohani untuk menjadi penolong sejati.
Apresiasi dan Makna Kebahagiaan Sejati
Ketua PKP GPSI PKA, Ria Moleong, menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, Almh. Tante Joke dan para pembicara yang hadir telah menjadi pola teladan (pattern) nyata dalam menyeimbangkan pelayanan, keluarga, dan karier.
Sebagai perwakilan keluarga almarhumah, Renzy Raturandang menyerahkan tanda mata kepada para pembicara, perwakilan Perkumpulan PRIMA Lansia, dan Persekutuan Kaum Perempuan GPSI PKA. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus gereja dan panitia yang telah bekerja cepat dan profesional.
Mengakhiri rangkaian acara, Ruthlina Raturandang selaku penyelenggara menegaskan tujuan utama kegiatan ini.
”Kebahagiaan sejati seorang wanita bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi ketika hidupnya berbuah bagi Tuhan, bermanfaat melalui pekerjaan, dan menjadi berkat bagi keluarga,” pungkas Ruthlina.














