Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

Nasional

Andre Donas Luncurkan Buku Kritik Sosial dan Refleksi Penuh Makna Lewat “GEMPO dan Cerita Sewaktu Hujan”

Avatar photobadge-check


					Andre Donas Luncurkan Buku Kritik Sosial dan Refleksi Penuh Makna Lewat “GEMPO dan Cerita Sewaktu Hujan” Perbesar

Andre Donas Luncurkan Buku Kritik Sosial dan Refleksi Penuh Makna Lewat “GEMPO dan Cerita Sewaktu Hujan”

 

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Dunia literasi kembali menghadirkan sosok penulis muda berbakat, Andre Donas, yang sukses menarik perhatian publik melalui karya-karyanya yang sarat akan refleksi sosial dan pengalaman personal. Lewat buku GEMPO dan Cerita Sewaktu Hujan, Andre menghadirkan perpaduan unik antara riset akademis, biografi, dan sentuhan novel yang menggugah emosi pembaca.

 

Dalam wawancara bersama awak media, Andre Donas mengungkapkan bahwa awal mula proses kreatifnya lahir dari ketertarikannya terhadap perubahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menjelaskan bahwa tulisan-tulisannya berangkat dari pendekatan akademis yang kemudian berkembang menjadi karya sastra bernilai reflektif.

“Awalnya saya memang menulis tentang perubahan sosial. Perubahan ini secara akademis saya tulis, dan akhirnya bisa jadi novel. Jadi sempat ada pertanyaan, ini menulis skripsi atau menulis novel? Karena dua-duanya menyatu. Novel saya bahkan memakai biografi dan daftar pustaka karena memang berasal dari hasil riset yang saya lakukan berdasarkan lembaga dan waktu penciptaannya, ditambah pengalaman pribadi saya sendiri,” ujar Andre Donas.

Keunikan karya Andre terletak pada keberaniannya menggabungkan pendekatan ilmiah dengan narasi sastra yang emosional. Hal tersebut menjadikan tulisannya tidak hanya menarik untuk dinikmati, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan pemahaman sosial yang mendalam bagi para pembaca.

READ  Tindak Lanjut MoU Strategis, Yayasan Trisakti dan CV Nera Agro Mandiri Gelar Dialog Sosial dengan Penggarap Lahan di Cianjur

Melalui karya-karyanya, Andre Donas ingin menunjukkan bahwa literasi dapat menjadi medium penting untuk merekam realitas kehidupan, menyuarakan keresahan sosial, sekaligus menjadi ruang refleksi bagi generasi muda. Semangatnya dalam berkarya menjadi inspirasi bahwa pengalaman pribadi dan hasil riset dapat diolah menjadi karya sastra yang kuat, autentik, dan penuh pesan kemanusiaan.

Kehadiran GEMPO dan Cerita Sewaktu Hujan menjadi bukti bahwa sastra modern mampu berkembang dengan pendekatan yang lebih luas, menggabungkan unsur akademis, pengalaman hidup, serta kritik sosial dalam satu karya yang utuh dan bermakna.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional

22 September 2026 - 16:17 WIB

Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen

19 September 2026 - 18:03 WIB

Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit

18 September 2026 - 00:47 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T

16 September 2026 - 23:54 WIB

Peresmian Sekretariat BPC HIPMI Jakarta Pusat: Teguh Agung Hartanto Tegaskan Siap Jadi Barometer & Motor Penggerak Ekonomi Pengusaha Muda Nasional

16 September 2026 - 23:29 WIB

Trending di Nasional