Menu

Mode Gelap
Didirikan 9 Sinode Gereja Besar di SUMUT, Organisasi  “Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara” (PWGSU) Siap Mewadahi Warga Gereja Diaspora Dalam Membangun SUMUT dan Bangsa Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026 Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali EVA MULIA CLINIC DAPAT AWARD BRAND FOR GOOD 2026 *Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian* Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026

TNI

*Syukuran dan Doa Bersama Tandai Rampungnya Jembatan Bailey Karang Rejo*

Avatar photobadge-check

BENER MERIAH, tniad.mil.id – Syukuran dan doa bersama digelar untuk menandai rampungnya pembangunan Jembatan Bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, pascabencana hidrometeorologi. Jembatan tersebut kini telah difungsikan dan dapat dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga 20 ton, Senin (2/2/2026).

Jembatan Bailey ini dibangun oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda, melibatkan personel Batalyon Zipur 16/Dhika Anoraga bersama jajaran Kodim 0119/Bener Meriah. Pengerjaan dilakukan secara intensif sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Sejak mulai difungsikan sekitar pukul 09.00 WIB, jembatan tersebut langsung dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung utama antarwilayah. Keberadaannya dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi, yang diwakili Danramil 06/Bukit Kapten Czi Aep Mukhran Halid, menyampaikan bahwa rampungnya jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana. “Jembatan Bailey ini sangat dibutuhkan untuk membantu memulihkan kembali aktivitas warga agar dapat berjalan normal,” ujarnya.

Selain sebagai sarana transportasi, jembatan ini juga berperan strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik, pelayanan kedaruratan, serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.

READ  TMMD 2025: Perkuat Kemanunggalan TNI–Rakyat, Dorong Pemerataan Pembangunan dari Desa

Masyarakat Desa Karang Rejo menyambut syukuran tersebut dengan penuh rasa lega dan harapan. Dengan berfungsinya kembali jembatan penghubung, warga kini dapat menjalankan aktivitas secara lebih lancar tanpa harus menempuh jalur memutar yang sebelumnya menyulitkan. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026

18 April 2026 - 09:10 WIB

*Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, WMS 2026 Jadi Ajang Pembuktian*

17 April 2026 - 12:07 WIB

Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026

17 April 2026 - 12:05 WIB

Kunjungan Pangdivif 2 Kostrad di Yonkav 8, Perkuat Soliditas dan Kebanggaan Prajurit

17 April 2026 - 07:06 WIB

Bangun Soliditas, Pangdivif 1 Kostrad Lari 5K Bersama Prajurit

17 April 2026 - 07:03 WIB

Trending di TNI