Menu ✖

Mode Gelap
Mawali Adukan Hakim PN Batam ke KY, Ini Alasannya Semangat Sportivitas dan Kekeluargaan Warnai Penutupan Turnamen Bola Voli Satjar Brigif 3/TBS 2026 Prajurit Brigif 3/TBS Tampil Gemilang, Dominasi Podium TNI 81 Elit Run 2026 Makassar Sinergi Perbatasan RI–Malaysia Diperkuat, Satgas Yonarmed 13/Nanggala Terima Kunjungan Panglima 3 Briged TDM Pratu Irwan Gusti Harumkan Nama Kostrad, Raih Juara Pertama Tinju Piala Panglima TNI 2026 Bukan Sekadar Bazar, TNI Hadir Untuk Rakyat Kabupaten Nunukan

TNI

Latihan Terjun Malam Berbahaya, Panglima Hadir Pastikan Aman

Avatar photobadge-check

Jakarta,  24 Desember 2025

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, Irdivif, bersama para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, meninjau langsung jalannya latihan terjun Mandiri Satuan Jajaran (Satjar) Divif 2 Kostrad di Grati, Pasuruan. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesiapan prajurit dalam menguasai kemampuan tempur, khususnya teknik terjun payung yang menuntut keberanian khususnya dimalam hari. (Pasuruan, 23 Desember 2025).

Salah satu titik krusial dalam latihan kali ini adalah terjun malam, yang dikenal sebagai fase paling berbahaya. Minimnya cahaya, terbatasnya jarak pandang, serta faktor cuaca yang tidak menentu menjadikan terjun malam sebagai ujian sesungguhnya bagi mental dan nyali prajurit. Prajurit dituntut untuk mengandalkan disiplin, insting, dan kepercayaan penuh pada ilmu yang telah diajarkan. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal, sehingga penerapan prosedur keselamatan menjadi harga mati.

Mayjen TNI Susilo menekankan bahwa latihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk mental dan fisik prajurit yang tangguh. Dengan adanya fase terjun malam, diharapkan prajurit semakin siap menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang, baik dalam kondisi terang maupun gelap.

“Penerjunan malam terasa sangat menantang dengan minimnya jarak pandang dan penglihatan karena kegelapan malam. Menuntut penerjun memfokuskan insting bertahan hidupnya diudara dengan menerapkan semua materi penerjunan yang diajarkan oleh pelatih. Menakutkan tapi ingin melakukannya lagi” ucap Lettu Cku Dominiave Zefanya salah satu peserta. (Penkostrad).

READ  Danyonif 432/WSJ Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Prajurit

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Choiril Anwar, S.Sos., M.Han

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semangat Sportivitas dan Kekeluargaan Warnai Penutupan Turnamen Bola Voli Satjar Brigif 3/TBS 2026

29 September 2026 - 12:16 WIB

Prajurit Brigif 3/TBS Tampil Gemilang, Dominasi Podium TNI 81 Elit Run 2026 Makassar

29 September 2026 - 12:14 WIB

Sinergi Perbatasan RI–Malaysia Diperkuat, Satgas Yonarmed 13/Nanggala Terima Kunjungan Panglima 3 Briged TDM

29 September 2026 - 12:12 WIB

Pratu Irwan Gusti Harumkan Nama Kostrad, Raih Juara Pertama Tinju Piala Panglima TNI 2026

29 September 2026 - 12:09 WIB

Bukan Sekadar Bazar, TNI Hadir Untuk Rakyat Kabupaten Nunukan

29 September 2026 - 12:07 WIB

Trending di TNI