Menu

Mode Gelap
SKINTIFIC Perkenalkan 5% B5 Ceramide Barrier Relief Moisturizer, Solusi Instan Redakan Kemerahan dan Kuatkan Skin Barrier dalam Jangka Panjang Rapat Koordinasi Sinergitas TNI-Polri Dalam Rangka Kesiapan Operasi Ketupat 2026 Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar Hadiri Pemakaman Jenderal Tri Sutrisno , Florencio Mario Vieira: Kepemimpinan, Integritas, dan Pengabdian Beliau Total Untuk Bangsa PERISAI Syarikat Islam Gelar Haul Guru Bangsa  Dalam Rangka Napak Tilas Pemikiran Dan  Keteladanan Pahlawan Bangsa

Nasional

Kementerian Agama Republik Indonesia Gelar Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertajuk “Toward a Loving Future Ummah”.

Avatar photobadge-check


					Kementerian Agama Republik Indonesia Gelar Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertajuk “Toward a Loving Future Ummah”. Perbesar

Kementerian Agama Republik Indonesia Gelar Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertajuk “Toward a Loving Future Ummah”.

 

Jakarta, Intelposts.com

 

Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertajuk “Toward a Loving Future Ummah”. Acara ini menjadi momentum penyampaian hasil Survei Evaluasi Kerukunan Umat Beragama (KUB) Tahun 2025 yang dilakukan oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia.

Pengumuman hasil survei tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Millennium Jakarta, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, jajaran pejabat Eselon I dan II, staf khusus serta tenaga ahli Menteri Agama, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), dan para Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama tidak boleh dipandang sebatas data statistik semata, melainkan sebagai panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran agama dalam merespons dinamika perubahan zaman yang kian cepat.

“Agama tidak boleh berhenti pada simbol dan ritual. Ia harus menjadi penuntun etis, kompas moral yang memberi arah di tengah disrupsi sosial, teknologi, dan budaya,” ujar Menag.

READ  New Year, New Crazee! Yamaha Fazzio Hybrid Tampil Semakin Crazee dengan Warna Baru

Sementara itu, Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menjelaskan bahwa kerukunan umat beragama dalam survei ini dimaknai sebagai kondisi hubungan antarumat beragama yang dilandasi sikap toleran, kesetaraan dalam menjalankan ajaran agama, serta kebersamaan dalam membangun masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Berdasarkan hasil pengukuran nasional, Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 tercatat sebesar 77,89 dan berada dalam kategori tinggi. Ini skor tertinggi dalam rentang 11 tahun terakhir,” terang M. Ali Ramdhani.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SKINTIFIC Perkenalkan 5% B5 Ceramide Barrier Relief Moisturizer, Solusi Instan Redakan Kemerahan dan Kuatkan Skin Barrier dalam Jangka Panjang

3 Maret 2026 - 01:01 WIB

Hadiri Pemakaman Jenderal Tri Sutrisno , Florencio Mario Vieira: Kepemimpinan, Integritas, dan Pengabdian Beliau Total Untuk Bangsa

2 Maret 2026 - 12:47 WIB

PERISAI Syarikat Islam Gelar Haul Guru Bangsa  Dalam Rangka Napak Tilas Pemikiran Dan  Keteladanan Pahlawan Bangsa

2 Maret 2026 - 09:40 WIB

PARA PEJABAT HADIR DI PUNCAK PERAYAAN IMLEK 2026

28 Februari 2026 - 12:19 WIB

Pelantikan  Dan Pengukuhan Pengurusan DPP  Gerakan Pembumian Pancasila

28 Februari 2026 - 12:02 WIB

Trending di Nasional