Jakarta – Dalam upaya memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kapasitas organisasi, Serikat Pengacara Indonesia (SPI) sukses menggelar Sarasehan Nasional bertema “Mempererat Solidaritas & Konsolidasi Organisasi” pada Jumat, 28 November 2025, di Hotel Acacia, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat. Acara ini menjadi momentum strategis bagi seluruh anggota SPI untuk memperdalam kolaborasi, menyatukan visi, serta merumuskan langkah penguatan peran advokat dalam menghadapi dinamika hukum di Indonesia.
DPD Serikat Pengacara Indonesia (SPI) Bengkulu turut hadir dan ambil bagian dalam kegiatan nasional tersebut. Kehadiran mereka menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kontribusi dan konsolidasi organisasi advokat di tingkat nasional.

Sarasehan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain pendiri SPI Dwi Ria Latifa; wartawan senior Budiman Tanuredjo; Anggota Komisi Yudisial Periode 2025–2030 Abhan; Sekretaris Jenderal SPI; serta pendiri sekaligus mantan Sekjen SPI Sugeng Teguh Santoso. Selain itu, para pengurus pusat, DPD, dan DPC dari berbagai daerah di Indonesia turut memeriahkan kegiatan tersebut, memperkuat hubungan antardaerah sekaligus menyatukan langkah organisasi dalam mengatasi tantangan hukum yang terus berkembang.
Ketua DPD SPI Bengkulu, Erwin Sagitarius, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran mereka membawa semangat kolaborasi dan tekad untuk meningkatkan kualitas organisasi di tingkat daerah.
> “Serikat Pengacara Indonesia adalah wadah organisasi yang melindungi anggota. Kita harapkan organisasi ini harus mampu membuat advokat merasa nyaman dan terlindungi dalam menjalankan profesinya,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, perwakilan DPD SPI Bengkulu turut aktif memberikan pandangan mengenai penguatan kapasitas advokat, peningkatan standar etika profesi, hingga pentingnya program strategis edukatif bagi masyarakat. Keselarasan visi antara pusat dan daerah disebut sebagai kunci menjaga profesionalitas serta memperkuat marwah organisasi.
Sarasehan Nasional ini menghasilkan sejumlah rekomendasi bersama yang akan menjadi pedoman dalam penguatan organisasi di seluruh wilayah. DPD SPI Bengkulu menyambut baik hasil tersebut dan berkomitmen mengimplementasikannya melalui program kerja daerah, termasuk peningkatan kompetensi anggota, optimalisasi layanan hukum, serta penguatan komunikasi organisasi.
Melalui keikutsertaan dalam acara ini, DPD SPI Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus solid, responsif, dan aktif dalam membangun organisasi advokat yang profesional serta berintegritas di Indonesia.














