Menu

Mode Gelap
Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh, TNI AD Pulihkan Akses Warga Pascabencana Langkah Berbakti Sehatkan Pelosok Negeri, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jemput Bola Layani Kesehatan Warga Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Pembelajaran TIK untuk Siswa di Wilayah Perbatasan RI–RDTL Bantu Dirikan Tenda, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Ringankan Beban Warga Berduka di Perbatasan Satgas Yonarmed 12 Kostrad Terima Kunjungan Pusterad, Tinjau Langsung Kegiatan Teritorial Yonkes 2 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Panglima

TNI

Resmikan 218 Jembatan, Presiden Prabowo: Prestasi Luar Biasa TNI dalam 2,5 Bulan

Avatar photobadge-check

JAKARTA, tniad.mil.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan, terdiri dari 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis, yang telah dibangun di berbagai wilayah Indonesia, Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut menjadi bentuk apresiasi Presiden atas kerja cepat prajurit TNI dalam membantu membuka akses masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Presiden Prabowo menilai penyelesaian ratusan jembatan dalam waktu sekitar 2,5 bulan merupakan prestasi luar biasa yang menunjukkan dedikasi tinggi prajurit TNI dalam membantu masyarakat. “Peresmian 218 jembatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan adalah suatu prestasi luar biasa. Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini,” ujar Presiden.

Jembatan-jembatan tersebut dibangun di sejumlah wilayah, terutama di tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana alam yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta pembangunan jembatan perintis di sejumlah daerah lain di Indonesia untuk membuka akses transportasi masyarakat.

Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, yang ditunjuk Presiden sebagai Komandan Satgas Jembatan, melaporkan progres pembangunan tersebut melalui _video conference_ usai meresmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Aceh. “Izin melaporkan tentang jembatan, pada saat ini kita sudah mulai mengerjakan di 1.072 jembatan, 218 sudah selesai,” ungkap Kasad.

Kasad juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar jembatan yang telah diselesaikan berada di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Untuk jenis jembatan Bailey, sebanyak 40 unit dibangun di Aceh, 24 unit di Sumatera Utara, 11 unit di Sumatera Barat, serta 2 unit di Jawa Tengah dengan total 77 jembatan.

Sementara untuk jembatan Armco, sebanyak 34 unit dibangun di Aceh, 15 unit di Sumatera Utara, dan 10 unit di Sumatera Barat dengan total 59 jembatan.

Adapun jembatan perintis atau jembatan gantung yang telah dibangun berjumlah 82 unit, dengan rincian 14 unit di Aceh, 10 unit di Sumatera Utara, 3 unit di Sumatera Barat, serta 55 unit lainnya tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Program pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta meningkatkan konektivitas antarwilayah, sehingga aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh, TNI AD Pulihkan Akses Warga Pascabencana

10 Maret 2026 - 05:27 WIB

Langkah Berbakti Sehatkan Pelosok Negeri, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jemput Bola Layani Kesehatan Warga

10 Maret 2026 - 05:25 WIB

Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Pembelajaran TIK untuk Siswa di Wilayah Perbatasan RI–RDTL

10 Maret 2026 - 05:24 WIB

Bantu Dirikan Tenda, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Ringankan Beban Warga Berduka di Perbatasan

10 Maret 2026 - 05:22 WIB

Satgas Yonarmed 12 Kostrad Terima Kunjungan Pusterad, Tinjau Langsung Kegiatan Teritorial

10 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di TNI