
PADANG, tniad.mil.id – Jembatan Gantung Merah Putih di Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, resmi digunakan masyarakat setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara daring, Senin (9/3/2026). Kehadiran jembatan tersebut disambut gembira warga karena memperlancar akses menuju berbagai fasilitas penting, termasuk sekolah, masjid, dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Peresmian jembatan di Kampung Guo menjadi bagian dari peluncuran program nasional pembangunan Jembatan Garuda yang dilaksanakan melalui _video conference_ dan diikuti sejumlah daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Arief Gajah Mada, serta jajaran pejabat terkait. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian oleh Pangdam sebagai tanda dimulainya pemanfaatan jembatan oleh masyarakat.
Bagi warga Kampung Guo, kehadiran Jembatan Gantung Merah Putih membawa perubahan besar dalam aktivitas sehari-hari karena jalur penghubung yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih mudah dilalui.
Salah seorang warga, Nirwana, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut karena memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. “Sekarang jembatannya sudah siap dikerjakan oleh TNI. Rasanya senang dan bahagia. Semua akses jadi lancar, anak-anak pergi sekolah lancar, ke masjid juga lancar, ke kedai juga mudah,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut juga memudahkan para orang tua dalam mengantar anak-anak ke sekolah karena jarak tempuh menjadi lebih dekat dan aman. “Bahagia sekali melihat anak-anak sekolah. Sekarang tidak repot lagi mengantar, karena sudah dekat,” tambahnya.
Dalam sambutannya melalui _video conference_, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi potensi bencana alam. Menurutnya, Indonesia berada di kawasan Lingkaran Api atau _Ring of Fire_, sehingga membutuhkan kesiapan infrastruktur yang mampu mendukung mobilitas masyarakat ketika terjadi bencana. *(Dispenad)*
Red. Yeni














