Menu

Mode Gelap
SKINTIFIC Perkenalkan 5% B5 Ceramide Barrier Relief Moisturizer, Solusi Instan Redakan Kemerahan dan Kuatkan Skin Barrier dalam Jangka Panjang Rapat Koordinasi Sinergitas TNI-Polri Dalam Rangka Kesiapan Operasi Ketupat 2026 Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar Hadiri Pemakaman Jenderal Tri Sutrisno , Florencio Mario Vieira: Kepemimpinan, Integritas, dan Pengabdian Beliau Total Untuk Bangsa PERISAI Syarikat Islam Gelar Haul Guru Bangsa  Dalam Rangka Napak Tilas Pemikiran Dan  Keteladanan Pahlawan Bangsa

TNI

Jalan Kaki 5 Kilometer, Prajurit TNI AD Pikul Bantuan Logistik ke Desa Terisolir di Sitahuis

Avatar photobadge-check

TAPANULI TENGAH, tniad.mil.id – Prajurit Satgas Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/BB kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menembus tiga desa terisolir akibat bencana alam di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Selasa (2/12/2025), prajurit berjalan kaki sekitar lima kilometer untuk menyalurkan bantuan logistik ke Desa Naga Timbul, Desa Mompang, dan Desa Mardame setelah akses jalan menuju wilayah tersebut terputus total.

Logistik berupa 196 sak beras, 84 dus mi instan, 115 dus air mineral, 15 dus biskuit, dan tiga goni pakaian layak pakai dipikul secara manual oleh prajurit menuju titik pengungsian. Bantuan tersebut disalurkan kepada 120 kepala keluarga di Desa Naga Timbul serta masing-masing 20 kepala keluarga di Desa Mompang dan Desa Mardame, di mana seluruh warga sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan sejak bencana melanda.

Kepala Desa Naga Timbul, Bakhtiar Lumban Tobing, mengatakan sekitar 1.300 warga masih bertahan di pengungsian dan belum menerima pasokan sembako. Ia menegaskan bahwa bantuan yang dibawa prajurit Satgas Yonif 122/TS merupakan bantuan pertama yang berhasil masuk ke wilayah mereka. Keluhan serupa juga disampaikan warga Pagaran Lambung 3 yang hingga kini masih menunggu suplai logistik.

Satgas menjelaskan bahwa pendorongan logistik harus dilakukan secara bertahap karena titik terakhir yang dapat dijangkau kendaraan masih cukup jauh dari lokasi pengungsian. Kondisi medan yang licin, berlumpur, dan banyak titik longsor membuat prajurit harus ekstra hati-hati dalam membawa bantuan menuju permukiman warga.

Mengingat kebutuhan masyarakat yang masih sangat mendesak, Satgas meminta tambahan suplai bantuan segera dikirimkan ke Adiankoting untuk kembali didorong menuju desa-desa yang belum tersentuh bantuan. Distribusi dilakukan dengan prioritas bagi kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu-ibu di lokasi pengungsian.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengapresiasi dedikasi personel Satgas yang terus bekerja tanpa mengenal lelah. Ia menegaskan bahwa Kodam I/BB akan terus mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak. “Prajurit tidak berhenti menembus desa-desa terisolir agar masyarakat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Upaya prajurit Satgas Yonif 122/TS menyalurkan bantuan secara manual ini sekaligus menggambarkan kesungguhan TNI AD dalam memastikan setiap warga terdampak bencana mendapatkan dukungan logistik meski harus melalui medan berat dan akses yang sangat terbatas. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Koordinasi Sinergitas TNI-Polri Dalam Rangka Kesiapan Operasi Ketupat 2026

3 Maret 2026 - 00:00 WIB

Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar

2 Maret 2026 - 23:59 WIB

Jembatan Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Tukka Kembali Lancar

2 Maret 2026 - 23:57 WIB

Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad Panen Cabai Bersama Warga Perbatasan di Belu

2 Maret 2026 - 06:17 WIB

Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Laksanakan Karya Bakti Pengecoran Gereja di Desa Tubu

2 Maret 2026 - 06:14 WIB

Trending di TNI