Di Tengah Dinamika Munas X IWAPI, Mayuko Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersamaan

JAKARTA, Intelposts.com
Menjaga keutuhan organisasi di tengah perbedaan pandangan menjadi pesan penting yang disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Mayuko H. Anantawikrama, S.Sn., menyusul dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X IWAPI di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Mayuko mengajak seluruh elemen organisasi untuk mengedepankan semangat persaudaraan, saling menghargai, serta mengutamakan kepentingan IWAPI di atas perbedaan yang berkembang. Menurutnya, dinamika dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar selama tetap berada dalam koridor aturan dan tujuan bersama.
Ia menegaskan, besarnya organisasi dengan jumlah anggota yang mencapai ribuan tentu menghadirkan beragam pemikiran dan aspirasi. Kondisi tersebut semestinya menjadi kekuatan untuk membangun IWAPI.
“Dalam perjuangan suatu organisasi, pasti ada dinamika. Namun, mereka mempunyai satu tujuan untuk membesarkan IWAPI,” ujar Mayuko kepada wartawan.
Ia berpandangan, salah satu kunci keberhasilan organisasi adalah menciptakan suasana yang solid dan kondusif sehingga para anggota dapat menjalankan aktivitas serta mengembangkan usahanya dengan baik.
“Kita mengakomodasi banyak orang, bahkan ribuan,” katanya.
Terkait hasil Munas X IWAPI, Mayuko menyampaikan selamat kepada Tatyana Sutara yang telah terpilih. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat menjadi titik awal untuk memperkuat komunikasi, menyatukan kembali perbedaan, serta membangun suasana organisasi yang lebih harmonis.
Di sisi lain, Mayuko mengingatkan bahwa aspek tata kelola organisasi tidak boleh diabaikan. Kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), termasuk dalam hal administrasi keanggotaan dan penerbitan dokumen resmi, merupakan bagian penting dalam menjaga legitimasi serta kepercayaan terhadap organisasi.
“Harapan saya, semuanya sesuai dengan aturan AD/ART,” tegasnya.
Menurut Mayuko, IWAPI memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong kemajuan perempuan pengusaha Indonesia. Karena itu, persoalan internal diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana agar tidak menghambat berbagai program strategis yang menyentuh kepentingan anggota.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk kembali bergandengan tangan, memperkuat jejaring usaha, membuka peluang kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional.
Mayuko berharap Munas X menjadi momentum evaluasi sekaligus pembenahan bagi IWAPI agar semakin matang sebagai organisasi, semakin kuat dalam kebersamaan, dan semakin luas manfaatnya bagi perempuan pengusaha di seluruh Indonesia.














