
Maros – Prajurit Brigade Infanteri 3/Tri Budi Sakti (Brigif 3/TBS) Kostrad melaksanakan latihan Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) melalui penerjunan malam (Night Jump) di area runway Lanud Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (23/10/2026).

Latihan tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Fadli Mulyono, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, terukur, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam latihan ini, para prajurit melaksanakan penerjunan pada malam hari dengan mengedepankan ketepatan navigasi, kerahasiaan gerakan, serta kemampuan menguasai daerah sasaran. Sebagai unsur pembuka dalam operasi lintas udara, kelompok depan memiliki peran penting dalam menyiapkan jalur penerjunan dan mendukung masuknya pasukan utama ke daerah operasi.
Komandan Brigif 3/TBS, Kolonel Inf Morison Chandra Karundeng, S.Sos., menegaskan bahwa latihan terjun malam memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang lebih tinggi dibandingkan penerjunan siang hari. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut memiliki disiplin, ketelitian, keberanian, serta kemampuan teknis yang mumpuni dengan tetap mengutamakan faktor keamanan.
Lebih lanjut, latihan KDOL menjadi bagian penting dalam memelihara dan meningkatkan kemampuan lintas udara prajurit, sekaligus menguji kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas operasi.
Melalui latihan yang dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan, Brigif 3/TBS Kostrad terus berkomitmen membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi tantangan tugas demi menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M
Red. Yeni














