Menu ✖

Mode Gelap
Danlanal Bintan Hadiri Wisuda 1.000 Santri TPQ Kota Tanjungpinang Ke-9, Perkuat Generasi Qur’ani Menuju Indonesia Emas Karantina Kepri Musnahkan 29 Ton Bawang Putih Asal Cina yang Rusak Perkuat Portofolio Bisnis, BRI Life Meluncurkan Produk Kumpulan “Corporate Eazy” Tingkatkan Penetrasi Asuransi, BRI Life Resmi Rilis Produk Corporate Eazy (COZY) Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba Rektor ISTEK Widuri, Prof. Dr. Robert M.Z. Lawang: Jangan Berharap Terlalu Banyak Pada Pemerintah dalam Penegakan Hukum, Kuncinya Kolaborasi

Nasional

Akselerasi Hunian Layak MBR: Kementerian PKP Pangkas Aturan, Genjot 4 Program Andalan Perumahan Rakyat

Avatar photobadge-check


					Akselerasi Hunian Layak MBR: Kementerian PKP Pangkas Aturan, Genjot 4 Program Andalan Perumahan Rakyat Perbesar

Akselerasi Hunian Layak MBR: Kementerian PKP Pangkas Aturan, Genjot 4 Program Andalan Perumahan Rakyat

 

Jakarta, 16 Oktober 2026

 

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memacu realisasi program perumahan rakyat secara masif melalui empat prioritas utama. Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Presiden untuk bekerja lebih cepat, inovatif, dan menjunjung tinggi integritas bebas korupsi, demi memastikan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau.

Dalam keterangannya, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen kementerian untuk merealisasikan sejumlah program andalan yang berdampak langsung bagi masyarakat:

1. **Bedah Rumah (RTLH):**

Menargetkan penanganan rumah tidak layak huni sebanyak 400.000 unit di seluruh Indonesia.

2. **Kredit Perumahan / KUR Perumahan:** Dengan alokasi anggaran sebesar Rp50 triliun, program ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 100.000 penerima manfaat untuk pembangunan, renovasi, maupun pembelian rumah. Khusus untuk kredit perumahan senilai Rp100 juta ke bawah, fasilitas ini diberikan tanpa jaminan (kolateral) dengan bunga ringan sebesar 6%.

3. **Rumah Subsidi / FLPP (BP Tapera):**

Penyaluran rumah subsidi ditargetkan mencapai 350.000 unit. Sebagai bentuk nyata percepatan ini, akad massal rumah subsidi direncanakan akan diselenggarakan pada 17 Desember mendatang di Malang, Jawa Timur.

4. **Sertifikasi Tanah Gratis:**

Melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian ATR/BPN, ditargetkan 1 juta sertifikat tanah gratis akan disalurkan kepada MBR pada tahun ini untuk memberikan kepastian hukum atas hunian mereka.

READ  Hadir Di Halal Bi Halal Kebangsaan dan Raker III Dewan Adat Bamus Betawi, Brigjen TNI (Purn) Jamaludin M.Si (Han) : Budaya Betawi Menjunjung Tinggi Nilai Kebersamaan, Saling Menghormati dan Keramahan

Selain keempat program utama tersebut, penyediaan Rumah Susun (Rusun) juga terus ditingkatkan. Tahun ini, telah terbangun 9 lokasi rusun baru, dan direncanakan akan bertambah menjadi 10 lokasi pada tahun mendatang untuk menampung kebutuhan hunian vertikal di kawasan perkotaan.

**Penyederhanaan Aturan dan Peningkatan Kualitas Hunian**

Guna mempercepat penyaluran bantuan perumahan, Kementerian PKP telah melakukan perombakan regulasi secara radikal. Persyaratan bantuan bedah rumah yang sebelumnya dinilai rumit, kini telah disederhanakan agar tidak menyulitkan rakyat.

Langkah ini dibarengi dengan peningkatan pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan, yang terbukti secara signifikan meningkatkan kualitas fisik rumah subsidi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kementerian PKP juga memberikan apresiasi tinggi kepada pengembang yang konsisten menjaga kualitas hunian serta kelengkapan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum/fasos), guna menjaga nama baik industri perumahan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

**Realisasi Serapan Anggaran yang Optimal**

Kinerja penyerapan anggaran perumahan menunjukkan tren yang sangat positif dan menggembirakan. Jika pada tahun 2025 serapan anggaran mencapai 96%, maka pada tahun 2026 ini optimisme target serapan dipasang hingga 97%.

Pencapaian realisasi akad rumah subsidi tahun ini juga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah, membuktikan bahwa sektor perumahan rakyat tetap tumbuh pesat dan resilien di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

“Kerja keras, inovasi, dan komitmen tanpa kompromi terhadap korupsi adalah kunci utama kami. Kami memangkas aturan yang menghambat, bukan yang melindungi. Tujuannya satu: rakyat mendapatkan rumah yang layak, cepat, dan terjangkau,” tegas Menteri Maruarar Sirait.

Kementerian PKP akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan untuk memastikan setiap anggaran yang diserap benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

READ  Ecobuild Raih Penghargaan Greenship Awards 2025: Best Green Consultant of the Year

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karantina Kepri Musnahkan 29 Ton Bawang Putih Asal Cina yang Rusak

24 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Perkuat Portofolio Bisnis, BRI Life Meluncurkan Produk Kumpulan “Corporate Eazy”

23 Oktober 2026 - 03:55 WIB

Tingkatkan Penetrasi Asuransi, BRI Life Resmi Rilis Produk Corporate Eazy (COZY)

23 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba

21 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Rektor ISTEK Widuri, Prof. Dr. Robert M.Z. Lawang: Jangan Berharap Terlalu Banyak Pada Pemerintah dalam Penegakan Hukum, Kuncinya Kolaborasi

20 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Trending di Nasional