Menu ✖

Mode Gelap
Hari Ke-14 Evakuasi KM Virgo Transport 8, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam di Kondisi Ekstrem Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat Sukses Kukuhkan Susunan Kepengurusan Baru Periode 2026–2031 RPA INDONESIA MINTA KOMISI III DPR DAN PROPAM KAWAL KASUS VANESSA TUHUTERU, TEGASKAN HAK PENDIDIKAN SHAREN DAN KEJELASAN FINANSIAL RP500 JUTA Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati: Akselerasi PAD DKI Jakarta, Bapenda Dorong Ekosistem Pembayaran Daerah yang Modern dan Terintegrasi Atasi Minim Penerangan, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Pasang Lampu Solarcell di Akses Warga Semarak HUT Ke-80 Arhanud, Yonarhanud 16/SBC dan Yonarhanud 4/AAY Gelar Lomba Aeromodelling di Sulawesi Selatan

TNI

Hari Ke-14 Evakuasi KM Virgo Transport 8, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam di Kondisi Ekstrem

Avatar photobadge-check

TNI AL, Banjarmasin,- Memasuki hari ke-14 operasi evakuasi korban tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Lanal Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan para penyelam di tengah kondisi bawah laut yang ekstrem.

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban sekaligus menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental tim SAR merupakan prioritas mutlak.

Dalam operasi kemanusiaan yang mendukung Basarnas ini, TNI AL menyiagakan tiga kapal perang antara lain KRI Spica, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Sultan Iskandar Muda, serta menerjunkan 45 penyelam gabungan dari Satkopaska dan Dislambair.

“Penyelam kita sudah bekerja hampir dua minggu di kedalaman. Tantangan utamanya adalah tekanan air, arus bawah laut yang sangat keras, hingga risiko kontaminasi biologis dari jenazah korban,” ujar Danlanal Banjarmasin di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sabtu (26/09/2026).

Untuk memitigasi risiko fatal seperti Penyakit Dekompresi (Decompression Sickness) dan infeksi bakteri, TNI AL mendatangkan tim medis khusus beserta peralatan chamber (ruang udara bertekanan tinggi) portable dari Lembaga Kesehatan Kelautan Angkatan Laut (Lakesla).

Setiap kali naik ke permukaan, para prajurit wajib menjalani prosedur sterilisasi ketat serta protokol terapi oksigen hiperbarik selama kurang lebih 2 jam guna memulihkan kondisi fisik mereka. Hingga saat ini, seluruh penyelam dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap mematuhi SOP keselamatan yang ketat.

READ  TNI AL GELAR LATIHAN ANTI AKSES DAN ANTI AMFIBI, SEKALIGUS PAMERKAN TANGKAPAN TIMAH DAN LOGAM TANAH JARANG SENILAI RP 173,6 MILYAR

(Pen Lanal Banjarmasin)

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atasi Minim Penerangan, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Pasang Lampu Solarcell di Akses Warga

25 September 2026 - 10:36 WIB

Semarak HUT Ke-80 Arhanud, Yonarhanud 16/SBC dan Yonarhanud 4/AAY Gelar Lomba Aeromodelling di Sulawesi Selatan

25 September 2026 - 10:34 WIB

Semarak HUT Ke-81 TNI, Brigif 20/IJK Hadirkan Bazar Murah bagi Masyarakat Timika

25 September 2026 - 10:32 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pembaretan Prajurit Yonif 756/WMS di Wamena

25 September 2026 - 10:28 WIB

Jaga Warisan Budaya di Tapal Batas, Yonarmed 13/Nanggala Dukung Festival Budaya Perbatasan 2026

25 September 2026 - 10:24 WIB

Trending di TNI