Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

TNI

Yonarmed 12 Kostrad Dukung Survei BNPP RI Identifikasi Jalur Perlintasan Tidak Resmi di Perbatasan RI–RDTL

Avatar photobadge-check

Belu – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad mendukung pelaksanaan Survei Identifikasi Jalur Tidak Resmi (JTR) Perbatasan Negara Indonesia–Timor Leste yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI di wilayah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain dan sejumlah pos jajaran Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Kabupaten Belu, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., serta dihadiri oleh unsur lintas sektoral yang terlibat dalam pengamanan dan pengelolaan kawasan perbatasan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pelepasan tim survei di PLBN Motaain, dilanjutkan dengan briefing serta pembagian tim beserta instrumen survei. Selanjutnya, Deputi I BNPP RI bersama Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad dan para pejabat instansi terkait meninjau salah satu jalur tidak resmi di sekitar Pos Motaain sebelum masing-masing tim bergerak menuju titik-titik Jalur Tidak Resmi (JTR) dan Pos Lintas Batas (PLB) yang menjadi sasaran survei.

Hasil survei di sejumlah wilayah pos jajaran menunjukkan beragam karakteristik jalur tidak resmi dengan kondisi geografis yang bervariasi, mulai dari kawasan hutan, sungai, perbukitan, hingga permukiman warga. Tim juga mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan, antara lain penyelundupan pakaian bekas, tembakau, pupuk, bahan kebutuhan pokok, hewan ternak, kendaraan bermotor, serta aktivitas pelintas batas tanpa dokumen resmi. Data hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam upaya meningkatkan efektivitas pengawasan serta pengelolaan kawasan perbatasan negara.

Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menegaskan bahwa Satgas Pamtas akan terus memperkuat sinergi dengan BNPP RI dan seluruh instansi terkait dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan, meningkatkan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif

22 September 2026 - 12:49 WIB

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

22 September 2026 - 12:46 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK

22 September 2026 - 12:41 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika

22 September 2026 - 12:36 WIB

Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

22 September 2026 - 12:28 WIB

Trending di TNI