Menu

Mode Gelap
Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 5.000 Detonator Aktif Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Pangdivif 3 Kostrad Hadir di Tanah Papua, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Prajurit Brigif 20/IJK Pangdivif 3 Kostrad Pimpin Sertijab Danbrigif 20/IJK di Timika Sambut HUT Ke-81 TNI, Brigif 13/Galuh Rahayu Gelar Donor Darah

Nasional

BEM “PERSATUAN INDONESIA” Gelar Aksi  “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi”

Avatar photobadge-check


					BEM “PERSATUAN INDONESIA” Gelar Aksi  “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi” Perbesar

BEM “PERSATUAN INDONESIA” Gelar Aksi  “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi”

 

*BEM PERSATUAN INDONESIA: Demokrasi Terancam Disinformasi, Mahasiswa Pilih Dialog Rasional Tolak Anarkisme

 

Jakarta, 19 Juni 2026*

 

Ratusan mahasiswa lintas kampus yang tergabung dalam BEM PERSATUAN INDONESIA mengepung kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis 19/6. Mereka menggelar aksi “Mimbar Mahasiswa: Bangkit Berdialog, Tolak Provokasi, Selamatkan Demokrasi” sebagai bentuk keprihatinan atas merosotnya kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan saat ini.

 

Dalam gelombang orasi yang bergantian disampaikan para Ketua BEM, para mahasiswa menyoroti tiga persoalan utama: maraknya praktik korupsi, membengkaknya disinformasi yang memecah persatuan, serta pelaksanaan program strategis pemerintah yang dinilai tidak transparan dan jauh dari asas good governance.

“Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Korupsi semakin sistemik, ruang diskusi dipersekusi, dan kebijakan publik berjalan tanpa evaluasi yang jujur. Mahasiswa tidak boleh diam. Tapi kami memilih jalan intelektual: dialog, bukan anarki. Argumen, bukan provokasi,” tegas koordinator lapangan aksi.

*5 Pernyataan Sikap Resmi BEM PERSATUAN INDONESIA*

Merespons krisis demokrasi dan tata kelola negara, BEM PERSATUAN INDONESIA yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa lintas perguruan tinggi se-Indonesia menyampaikan sikap resmi:

*1. Evaluasi Komprehensif Program Strategis Nasional*

READ  DORÉ by LeTAO Resmikan Store Perdana di Bandung, Hadirkan Cheesecake Khas Jepang di Paris Van Java

Mendesak Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melakukan audit menyeluruh dan terukur terhadap kinerja seluruh lembaga negara. Khusus untuk program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kami menuntut pengkajian ulang. Anggaran harus dieksekusi sesuai UU dan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik AAUPB, bukan sekadar seremonial politik.

*2. Hentikan Kriminalisasi & Persekusi Ruang Akademik*
Mengecam keras segala bentuk persekusi, intimidasi, dan pembubaran diskusi ilmiah di kampus maupun ruang publik. Diskusi kritis adalah napas demokrasi dan kedaulatan rakyat. Kami menyerukan seluruh elemen mahasiswa menjaga persatuan dan menolak segala bentuk adu domba.

*3. Jaga Stabilitas Ekonomi & Daya Beli Rakyat*

Meminta pemerintah menjamin stabilitas harga BBM bersubsidi serta memastikan subsidi tepat sasaran. Langkah strategis lain harus segera diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, memulihkan kepastian hukum, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.

*4. Tolak Hoaks, Jaga Kewarasan Publik*

Mengajak seluruh rakyat Indonesia tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak terjebak dalam narasi sesat yang disebarkan untuk kepentingan kelompok tertentu. Demokrasi dirawat dengan literasi, bukan emosi.

*5. Pejabat Publik Harus Jadi Jembatan, Bukan Pemantik Konflik*
Menuntut pejabat publik hadir sebagai penyalur aspirasi, bukan provokator. Secara khusus kami menantang Wakil Menteri Pertanian Sudaryono untuk hadir berdiskusi terbuka dan berdebat gagasan dengan mahasiswa. Hadapi kami dengan data dan argumen, bukan temperamen dan kekuasaan.

BEM PERSATUAN INDONESIA menegaskan, aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan koreksi demokratis dari anak bangsa yang ingin Indonesia lebih baik. Demokrasi hanya selamat jika dialog dikedepankan dan kebenaran tidak dikorbankan untuk kekuasaan.

“Jika hari ini kami turun ke jalan, itu karena ruang dialog di meja rapat sudah terlalu bising oleh kepentingan. Kami kembali ke jalan agar suara akal sehat didengar,” tutup pernyataan sikap.

READ  Dari PN Maros ke MA Budi S. Kejar Keadilan atas Sengketa Tanah.

 

Sikap BEM Persatuan Indonesia terkait MBG ini sangat clear, setelah melakukan berbagai kajian yang mendalam, kami bersepakat untuk mendukung program MBG tetap dilanjutkan karena soal gizi ini merupakan hal yang fundamental untuk menyiapkan generasi Emas 2045, tapi dengan catatan tata kelola MBG harus di perbaiki secara komprehensif

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panas Bumi Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Hijau, PGE Dorong Penguatan Ekosistem Panas Bumi Nasional

22 September 2026 - 16:17 WIB

Sun Block di Blok M – Kolaborasi Azarine X Nailoong Peluncuran Inovasi Juaranya Sunscreen

19 September 2026 - 18:03 WIB

Polairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako kepada Warga Pluit

18 September 2026 - 00:47 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T

16 September 2026 - 23:54 WIB

Peresmian Sekretariat BPC HIPMI Jakarta Pusat: Teguh Agung Hartanto Tegaskan Siap Jadi Barometer & Motor Penggerak Ekonomi Pengusaha Muda Nasional

16 September 2026 - 23:29 WIB

Trending di Nasional