
Malang – Prajurit Yonzipur 10 Kostrad terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan melalui kegiatan Mobile Training Team (MTT) yang memasuki hari kedua pelaksanaan di Markas Yonzipur 10 Kostrad, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan spesialisasi Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nunika) serta Penjinakan Bahan Peledak (Jihandak) sebagai bagian dari upaya pembinaan kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman di medan operasi.
Pada materi Nunika, para prajurit dibekali kemampuan untuk mendeteksi, mengidentifikasi, mengisolasi, dan menetralisir ancaman zat berbahaya yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas operasi. Dengan menggunakan perlengkapan proteksi khusus, personel melaksanakan prosedur dekontaminasi sesuai standar guna membersihkan personel, materiil, maupun lingkungan dari kontaminasi bahan kimia beracun, agen biologis, maupun paparan radiasi.
Sementara itu, pada materi Jihandak, prajurit menerima pelatihan penanganan berbagai jenis ancaman bahan peledak, mulai dari bom konvensional, ranjau, hingga Improvised Explosive Device (IED). Kemampuan teknis, ketelitian, serta pemanfaatan teknologi pendukung menjadi aspek penting yang terus diasah untuk membentuk prajurit yang sigap, profesional dan presisi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan Mobile Training Team ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis prajurit, tetapi juga memperkuat kesiapan satuan dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks dan beragam.
Melalui pelatihan tersebut, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad menegaskan komitmennya untuk mencetak prajurit zeni yang profesional, adaptif, dan memiliki kesiapan operasional tinggi guna mendukung keberhasilan setiap tugas yang diemban. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.
Red. Yeni














