Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

Nasional

Didirikan 9 Sinode Gereja Besar di SUMUT, Organisasi  “Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara” (PWGSU) Siap Mewadahi Warga Gereja Diaspora Dalam Membangun SUMUT dan Bangsa

Avatar photobadge-check


					Didirikan 9 Sinode Gereja Besar di SUMUT, Organisasi  “Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara” (PWGSU) Siap Mewadahi Warga Gereja Diaspora Dalam Membangun SUMUT dan Bangsa Perbesar

Didirikan 9 Sinode Gereja Besar di SUMUT, Organisasi  “Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara” (PWGSU) Siap Mewadahi Warga Gereja Diaspora Dalam Membangun SUMUT dan Bangsa

 

Jakarta, Intelposts.com

 

 

Semangat kebangkitan Paskah menjadi momentum bersejarah bagi lahirnya Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara (PWGSU) yang resmi diteguhkan dalam rangkaian Perayaan Paskah Bersama PWGSU 2026 di Auditorium Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Sabtu (18/4).

Acara ini menjadi tonggak penting persatuan umat Kristiani asal Sumatera Utara di perantauan, khususnya Jabodetabek, sekaligus wadah kebersamaan lintas denominasi gereja untuk menjawab tantangan sosial bangsa.

Perayaan Paskah dipimpin oleh Pdt. Krismas Imanta Barus, Ketua Moderamen GBKP, sementara deklarasi PWGSU dipimpin Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., Ephorus HKBP. Kegiatan dilanjutkan seminar kebangsaan dengan pembicara utama Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup, bersama sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., MSc., Ph.D.,, Dr. Edimon Ginting, Dr. Raden Pardede, dan Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan.

Persaudaraan Murni untuk Pelayanan dan Kebangsaan

Didalam pernyataannya pada konferensi pers, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., menegaskan bahwa PWGSU hadir sebagai implementasi ajaran kasih Kristus bahwa seluruh umat percaya adalah saudara di dalam Tuhan.

READ  Persatuan Perantau Bone Menguat di Seluruh Indonesia, KPM Bone Soroti Peran Strategis Diaspora di Sektor Ekonomi

Menurutnya, meski kantor sinode gereja-gereja berada di Sumatera Utara, banyak jemaat yang kini bermukim di Jabodetabek. Karena itu, semangat persaudaraan harus terus dihidupkan di tanah rantau.

“PWGSU adalah wadah untuk saling mendukung, bekerja sama dalam hal-hal positif, dan menghadirkan dampak nyata bagi bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PWGSU bukan organisasi politik praktis, melainkan persekutuan murni gerejawi yang berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat serta kelestarian Indonesia.

Seruan Bersama Lawan Penyakit Sosial

Salah satu poin penting deklarasi PWGSU adalah komitmen bersama memerangi berbagai penyakit sosial yang meresahkan masyarakat, seperti narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, perdagangan manusia, hingga kerusakan lingkungan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas) sekaligus Tokoh hukum nasional Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas lahirnya PWGSU. Ia menilai gerakan ini sejalan dengan agenda nasional dalam memberantas praktik-praktik yang merusak masa depan bangsa.

“Saya bangga dan mengapresiasi inisiatif ini. Persatuan seperti ini sangat dibutuhkan agar perjuangan melawan narkoba, judi online, dan pinjaman ilegal bisa dilakukan bersama,” katanya.

Bangun Generasi Muda Sumut yang Tangguh

Sementara itu, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., MSc., Ph.D., menekankan pentingnya PWGSU sebagai ruang pembinaan generasi muda asal Sumatera Utara agar mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

Ia menyebut banyak anak muda Sumut yang memiliki kapasitas intelektual tinggi, profesional, dan jiwa kewirausahaan, sehingga perlu diarahkan menjadi kekuatan positif bagi bangsa.

“Saya berharap PWGSU berjalan sesuai visi-misinya dan memberi kontribusi terbaik, bukan hanya untuk Sumatera Utara tetapi juga untuk Indonesia,” ujarnya.

Kekuatan Besar Warga Gereja Sumatera Utara

Dalam sesi konferensi pers, tokoh masyarakat Martin Hutabarat, S.H., menyoroti besarnya peran umat Kristen Sumatera Utara dalam peta nasional. Ia menyebut sekitar 35 persen umat Kristen Indonesia berasal dari Sumatera Utara, sehingga potensinya sangat besar dalam membangun bangsa.

READ  Kulit Cerah Seketika: Glad2Glow Resmi Hadirkan Tone Up! Brightening Day Cream

Menurutnya, melalui PWGSU, ribuan pendeta dan gereja dapat menjadi kekuatan moral yang menyuarakan anti narkoba, anti judi online, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Anak-anak muda kita sudah berjanji menjadi garda terdepan melawan narkoba dan judi online,” tegasnya.

Momentum Kebangkitan dan Persatuan

Perayaan Paskah PWGSU 2026 bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi momentum kebangkitan baru bagi umat Kristen Sumatera Utara untuk bersatu, berkarya, dan melayani bangsa.

Dengan semangat kasih, persaudaraan, dan kepedulian sosial, PWGSU diharapkan menjadi kekuatan moral yang membawa terang bagi Indonesia.

Pandangan Hashim Djojohadikusumo terkait AI

Hashim Djojohadikusumo, sebagai Utusan Khusus Presiden di Bidang Iklim dan Energi serta pengusaha terkemuka, memiliki pandangan strategis terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Berdasarkan data per 2025-2026, pandangannya berfokus pada potensi ekonomi dan energi, dengan beberapa catatan mengenai tantangan implementasinya.

Berikut adalah poin-poin positif dan negatif/tantangan dari perspektif Hashim Djojohadikusumo terkait AI:

Aspek Positif (Potensi dan Dukungan)

Pengoptimalan Penerimaan Negara: Hashim menekankan bahwa AI adalah kunci untuk meningkatkan pendapatan negara melalui perbaikan sistem pengawasan, termasuk dalam sektor pajak dan bea cukai.

Pendorong Pertumbuhan Ekonomi: Penggunaan AI dianggap krusial untuk membantu mewujudkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% setiap tahunnya.

Energi Cerdas dan Energi Hijau: Hashim melihat AI bukan hanya sekadar algoritma cerdas, melainkan sebagai “energi cerdas”. Ia mendorong penggunaan teknologi digital yang selaras dengan komitmen energi hijau dan transisi energi nasional.

Peluang Pusat Data AI: Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat energi AI di Asia Tenggara dengan memaksimalkan potensi energi terbarukan untuk mendukung infrastruktur pusat data.

Meningkatkan Integritas Pasar: AI diharapkan dapat membantu pengawasan pasar modal, khususnya dalam mendeteksi perusahaan dengan rasio PE (price to earnings) yang tidak masuk akal, sehingga meningkatkan kepercayaan investor.

READ  BRI Branch Office Bekasi Hadirkan Layanan Perbankan dan Edukasi di CFD, Masyarakat Antusias Padati Booth

Aspek Negatif/Tantangan (Catatan Kritis)

Kebutuhan Energi yang Masif: Hashim menyoroti bahwa infrastruktur AI membutuhkan energi yang sangat besar. Hal ini menimbulkan tantangan untuk menyeimbangkan kebutuhan energi digital yang masif dengan komitmen iklim nasional (pengurangan emisi).

Risiko pada Pasar Modal (Integritas): Jika AI tidak digunakan dengan pengawasan yang benar dan terjadi manipulasi, ini dapat merugikan investor, terutama terkait oknum-oknum yang terlibat dalam praktik kriminal di pasar modal.

Kebutuhan “Pembersihan” Birokrasi: Adanya “telur busuk” (pejabat yang bermasalah) di lingkup birokrasi dan pasar modal yang menghambat kinerja, termasuk dalam adopsi teknologi yang benar, perlu ditindak tegas (dicopot).

Secara keseluruhan, Hashim Djojohadikusumo sangat mendukung adopsi AI sebagai alat untuk “pembersihan” dan pertumbuhan, namun menekankan pentingnya energi yang berkelanjutan dan integritas dalam penerapannya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nusantara Centre Gelar Deklarasi Hari Kebangkitan Ekonomi Pancasila, Peluncuran Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan (Pergolakan Ekonomi Politik Indonesia) & Simposium Nasional “Urgensi Undang-Undang Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Sosial dalam Menata Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, 

4 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BRI BO Bekasi Gelar Apresiasi bagi Nasabah Pensiunan, Perkuat Layanan Berkelanjutan

4 Agustus 2026 - 02:32 WIB

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

2 Agustus 2026 - 10:52 WIB

International CMA Batch 19: Langkah Nyata Menuju Profesionalisme Global

1 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Sinergi Wartawan dan Agraria: PJBW-BPN Bogor 1 Gelar Aksi Sosial di Jalan Tegar Beriman

1 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Trending di Nasional