Menu ✖

Mode Gelap
Konas XVI & FIT XII IAKMI 2026: Perkuat Kolaborasi Pentahelix Demi Keberlanjutan JKN dan Transformasi Kesehatan Nasional IPAC Fokus Buka Peluang Kerja Pilot Muda, Ade Hendriady: Lebih dari 1.000 Pilot Belum Terserap Mensos Gus Ipul-KONAS XVI dan FIT XII IAKMI 2026 : “Bansos harus Tepat Sasaran” Ari Martua (Kabid Infokom SAPMA PP DKI Jakarta): Resmi Dilantik, SAPMA PP DKI Jakarta Siap Menjadi Barometer Pemuda dan Mitra Strategis Pemerintah Ketika Mata Menjadi Jendela Kesehatan: EyRIS dan Terobosan Skrining Retina Berbasis AI untuk Deteksi Dini Diabetes, Ginjal, dan Jantung Pangkostrad Kunjungi Madivif 1 dan Yonif 328/Dirgahayu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Prajurit

TNI

Jembatan Darurat Wih Pesam Dibangun, Akses Warga Kembali Terhubung

Avatar photobadge-check

BENER MERIAH, tniad.mil.id – Personel Koramil 02/Wih Pesam Kodim 0119/Bener Meriah bersama warga dan tim relawan bergotong royong membangun jembatan darurat yang menghubungkan Desa Sukajadi dan Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin (6/4/2026). Pembangunan dilakukan melalui pemasangan batu beronjong sebagai fondasi utama jembatan.

Jembatan darurat tersebut dibangun sebagai respons cepat atas rusaknya jembatan sebelumnya yang mengakibatkan mobilitas warga terganggu. Kerusakan itu sempat menghambat aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta kebutuhan sehari-hari masyarakat di kedua desa.

Keberadaan jembatan darurat ini diharapkan menjadi solusi sementara untuk memulihkan konektivitas antarwilayah sambil menunggu pembangunan jembatan permanen. Dengan kembali terbukanya akses, aktivitas masyarakat dan roda perekonomian di Desa Sukajadi, Desa Lut Kucak, serta wilayah sekitarnya diharapkan dapat kembali berjalan lancar.

Danramil 02/Wih Pesam Kapten Inf Jan Suhardi mengatakan, pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan tim relawan. “Pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akses. Kami dari Koramil 02/Wih Pesam mendukung penuh dengan menurunkan personel untuk bekerja bersama warga dan tim relawan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan. Personel Koramil, warga, dan relawan bahu-membahu melaksanakan pemasangan batu beronjong sehingga proses pekerjaan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

READ  KODAERAL III ANTAR PUTRA TERBAIK BANGSA MENUJU LAPETAL MALANG

Salah seorang warga Desa Sukajadi, Imran (47), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan TNI dan relawan. “Dengan adanya jembatan darurat ini, kami tidak lagi kesulitan membawa hasil kebun dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini sangat membantu masyarakat,” katanya. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pangkostrad Kunjungi Madivif 1 dan Yonif 328/Dirgahayu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Profesionalisme Prajurit

30 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Tuntaskan Misi Perdamaian Dunia, Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO Kembali ke Tanah Air

30 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Satgas Pamtas Yonkav 8 Kostrad dan TDM Tutup Patkor Seri II, Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia

30 Oktober 2026 - 14:01 WIB

LATMA GARUDA SHAKTI 2026 RESMI DIBUKA, PERKUAT SOLIDITAS DAN PERSAUDARAAN TNI AD–ANGKATAN DARAT INDIA

30 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Tradisi Penyambutan Danyonarhanud 16 Kostrad, Perkuat Soliditas dan Semangat Pengabdian Prajurit

30 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Trending di TNI