Menu

Mode Gelap
Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam Lengkapi Rangkaian PDRN, SKINTIFIC Luncurkan PDRN Radiance Bright Serum Spray dan PDRN Bright & Smooth Serum GEKIRA Gelar Rakernas 12–14 Juni 2026, Bahas Transformasi Ekonomi Nasional di Era Prabowo Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

TNI

Jembatan Gantung Garuda Sungai Paniki Resmi Digunakan, Warga Desa Bonda: Terima Kasih Presiden!

Avatar photobadge-check

MAMUJU, tniad.mil.id – Jembatan Gantung Garuda Sungai Paniki di Desa Bonda kini resmi digunakan masyarakat setelah rampung dibangun oleh TNI Angkatan Darat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi atas keterisolasian warga yang puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses akibat derasnya arus Sungai Paniki.

Peresmian jembatan ditandai dengan pemotongan pita merah putih oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, yang disambut penuh sukacita oleh masyarakat Desa Bonda yang telah lama menantikan sarana penghubung yang aman dan layak.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Sungai Paniki merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur kerakyatan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses wilayah terpencil di berbagai daerah di Indonesia.

Sebelum jembatan ini dibangun, warga Desa Bonda harus menyeberangi Sungai Paniki menggunakan rakit atau jembatan bambu darurat yang kerap hanyut saat banjir. Kondisi tersebut sering menghambat aktivitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah serta distribusi hasil pertanian ke pasar.

Kini dengan berdirinya jembatan gantung berstruktur baja yang kokoh, masyarakat dapat melintasi sungai dengan lebih aman. Keberadaan jembatan ini juga memungkinkan kendaraan roda dua melintas sehingga mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Rasa syukur dan terima kasih disampaikan masyarakat Desa Bonda atas hadirnya jembatan tersebut. Salah seorang warga, Aminah, mengungkapkan bahwa jembatan ini membawa harapan baru bagi masyarakat. “Terima kasih kepada Bapak Presiden atas pembangunan jembatan ini. Sekarang kami bisa menyeberang dengan aman dan lebih mudah membawa hasil pertanian ke pasar,” ungkapnya.

READ  Cakra Obstacles Run Yonif 305 Kostrad, Asah Mental dan Soliditas Prajurit

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI AD melalui satuan kewilayahan bersama pemerintah pusat dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat di wilayah terpencil. Selama proses pembangunan, prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu dalam semangat gotong royong, mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan terbukanya akses tersebut, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat Desa Bonda diharapkan dapat berjalan lebih lancar serta meningkatkan kesejahteraan warga. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam

12 Juni 2026 - 14:09 WIB

Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:35 WIB

Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

12 Juni 2026 - 08:33 WIB

Jangkau Pelosok Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad Pastikan Kesehatan Warga Tetap Terjaga

12 Juni 2026 - 08:30 WIB

Trending di TNI