Menu

Mode Gelap
Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam Lengkapi Rangkaian PDRN, SKINTIFIC Luncurkan PDRN Radiance Bright Serum Spray dan PDRN Bright & Smooth Serum GEKIRA Gelar Rakernas 12–14 Juni 2026, Bahas Transformasi Ekonomi Nasional di Era Prabowo Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

TNI

*Pascabanjir Bandang, SMPN 26 Takengon Kembali Siap Sambut Siswa*

Avatar photobadge-check

ACEH TENGAH, tniad.mil.id — Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Kecamatan Linge, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0106/Aceh Tengah bersama prajurit Yonif TP 854/DK dan warga menuntaskan pembersihan material lumpur serta kayu di SMPN 26 Takengon, Desa Reje Payung, Sabtu (14/2/2026). Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, sekolah kini kembali siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

SMPN 26 Takengon menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak paling parah. Endapan lumpur dan material kayu sempat menimbun bangunan sekolah dengan ketinggian mencapai 50 hingga 70 sentimeter, sehingga aktivitas pendidikan terhenti sementara.

Sebanyak enam unit bangunan terdampak langsung, terdiri atas satu gedung dewan guru berisi tiga ruangan, satu gedung dengan tiga ruang belajar siswa, satu gedung perpustakaan, satu mess sekolah, serta dua gedung yang mencakup empat rumah guru. Secara keseluruhan terdapat 10 ruangan yang harus dibersihkan dari lumpur, tanah, dan sisa batang kayu.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita melalui Bati Tuud Koramil 05/Linge Serka M.T Hasibuan menyampaikan bahwa proses pembersihan telah mencapai 100 persen. “Seluruh ruangan sudah bebas dari lumpur. Dinding bagian dalam dan luar gedung telah dibersihkan, dan area lingkungan sekolah juga sudah dirapikan,” ujar Hasibuan.

Pembersihan dilakukan secara bertahap sejak 19 Januari hingga 14 Februari 2026 dengan melibatkan empat personel Kodim 0106/Aceh Tengah, 20 personel Yonif TP 854/DK di bawah komando Sertu Oein Zulkarnain, serta lima warga setempat yang turut bergotong royong. Berbagai kendala seperti banyaknya batang kayu sisa banjir, tingginya endapan lumpur, keterbatasan air bersih, hingga minimnya perlengkapan kerja dapat diatasi melalui koordinasi dan kerja sama yang solid di lapangan.

READ  Komlek Kostrad Wujudkan Ketahanan Pangan di Lingkungan Asrama

Selanjutnya, tahap rehabilitasi ringan berupa pengecatan ulang gedung direncanakan guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan fasilitas publik pascabencana, khususnya sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanamkan Disiplin dan Jiwa Korsa, Pasops Lanal Nias Pimpin Pembinaan Siswa SMA Taruna Hang Tuah Teluk Dalam

12 Juni 2026 - 14:09 WIB

Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal, Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Progres Rehabilitasi Fasilitas Satuan Jajaran Brigif 3 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:38 WIB

Pangdivif 3 Kostrad Tinjau Latihan Tingkat Seksi Yonarmed 6 Kostrad

12 Juni 2026 - 08:35 WIB

Pererat Kebersamaan di Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad dan Warga Benahi Posyandu Desa Tulakadi

12 Juni 2026 - 08:33 WIB

Jangkau Pelosok Perbatasan, Yonarmed 12 Kostrad Pastikan Kesehatan Warga Tetap Terjaga

12 Juni 2026 - 08:30 WIB

Trending di TNI