Menu

Mode Gelap
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo Yonarmed 12 Kostrad Dukung Gizi Anak Sekolah Melalui Aksi Peduli di SD Inpres Beitaus

TNI

*Pascabanjir Bandang, SMPN 26 Takengon Kembali Siap Sambut Siswa*

Avatar photobadge-check

ACEH TENGAH, tniad.mil.id — Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Kecamatan Linge, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0106/Aceh Tengah bersama prajurit Yonif TP 854/DK dan warga menuntaskan pembersihan material lumpur serta kayu di SMPN 26 Takengon, Desa Reje Payung, Sabtu (14/2/2026). Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, sekolah kini kembali siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

SMPN 26 Takengon menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak paling parah. Endapan lumpur dan material kayu sempat menimbun bangunan sekolah dengan ketinggian mencapai 50 hingga 70 sentimeter, sehingga aktivitas pendidikan terhenti sementara.

Sebanyak enam unit bangunan terdampak langsung, terdiri atas satu gedung dewan guru berisi tiga ruangan, satu gedung dengan tiga ruang belajar siswa, satu gedung perpustakaan, satu mess sekolah, serta dua gedung yang mencakup empat rumah guru. Secara keseluruhan terdapat 10 ruangan yang harus dibersihkan dari lumpur, tanah, dan sisa batang kayu.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita melalui Bati Tuud Koramil 05/Linge Serka M.T Hasibuan menyampaikan bahwa proses pembersihan telah mencapai 100 persen. “Seluruh ruangan sudah bebas dari lumpur. Dinding bagian dalam dan luar gedung telah dibersihkan, dan area lingkungan sekolah juga sudah dirapikan,” ujar Hasibuan.

Pembersihan dilakukan secara bertahap sejak 19 Januari hingga 14 Februari 2026 dengan melibatkan empat personel Kodim 0106/Aceh Tengah, 20 personel Yonif TP 854/DK di bawah komando Sertu Oein Zulkarnain, serta lima warga setempat yang turut bergotong royong. Berbagai kendala seperti banyaknya batang kayu sisa banjir, tingginya endapan lumpur, keterbatasan air bersih, hingga minimnya perlengkapan kerja dapat diatasi melalui koordinasi dan kerja sama yang solid di lapangan.

READ  Lanal Sabang Gelar Closing Ceremony Patkor Indindo-45/2025

Selanjutnya, tahap rehabilitasi ringan berupa pengecatan ulang gedung direncanakan guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan fasilitas publik pascabencana, khususnya sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Dankolakopsrem 121/Alambhana Wanawwai

7 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Petarung Yonif 305 Kostrad Matangkan Persiapan Hadapi Lomba Pencak Silat Militer

7 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Danbrigif 14 Kostrad Pimpin Tradisi Pindah Satuan Prajurit

7 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Gapura Batas Desa Eban–Sallu

7 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Peringati HUT Ke-61 Yonif 412/Bharata Eka Sakti di Republik Demokratik Kongo

7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Trending di TNI