Menu ✖

Mode Gelap
Mubes VII Wira Karya Indonesia Tetapkan Venessa Supit Ketum DPP, Janjikan Kejutan Program Baru DARI GIUSEPPE GARIBALDI MENJADI KRI SRIWIJAYA-100, DANKODAERAL III HADIRI TRANSFORMASI KAPAL PERANG Ketua Umum PPAL Hadiri Peresmian KRI Sriwijaya-100 Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Renovasi dan Resmikan Rumah Pastor GMIT Haumeniana Menapaki Jejak Pahlawan, Meneguhkan Pengabdian Prajurit Brigif 3 Kostrad Gemilang di Ring Mamasa, Sabet Empat Emas dan Tiga Perak

TNI

*Pascabanjir Bandang, SMPN 26 Takengon Kembali Siap Sambut Siswa*

Avatar photobadge-check

ACEH TENGAH, tniad.mil.id — Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Kecamatan Linge, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0106/Aceh Tengah bersama prajurit Yonif TP 854/DK dan warga menuntaskan pembersihan material lumpur serta kayu di SMPN 26 Takengon, Desa Reje Payung, Sabtu (14/2/2026). Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, sekolah kini kembali siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

SMPN 26 Takengon menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak paling parah. Endapan lumpur dan material kayu sempat menimbun bangunan sekolah dengan ketinggian mencapai 50 hingga 70 sentimeter, sehingga aktivitas pendidikan terhenti sementara.

Sebanyak enam unit bangunan terdampak langsung, terdiri atas satu gedung dewan guru berisi tiga ruangan, satu gedung dengan tiga ruang belajar siswa, satu gedung perpustakaan, satu mess sekolah, serta dua gedung yang mencakup empat rumah guru. Secara keseluruhan terdapat 10 ruangan yang harus dibersihkan dari lumpur, tanah, dan sisa batang kayu.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita melalui Bati Tuud Koramil 05/Linge Serka M.T Hasibuan menyampaikan bahwa proses pembersihan telah mencapai 100 persen. “Seluruh ruangan sudah bebas dari lumpur. Dinding bagian dalam dan luar gedung telah dibersihkan, dan area lingkungan sekolah juga sudah dirapikan,” ujar Hasibuan.

Pembersihan dilakukan secara bertahap sejak 19 Januari hingga 14 Februari 2026 dengan melibatkan empat personel Kodim 0106/Aceh Tengah, 20 personel Yonif TP 854/DK di bawah komando Sertu Oein Zulkarnain, serta lima warga setempat yang turut bergotong royong. Berbagai kendala seperti banyaknya batang kayu sisa banjir, tingginya endapan lumpur, keterbatasan air bersih, hingga minimnya perlengkapan kerja dapat diatasi melalui koordinasi dan kerja sama yang solid di lapangan.

READ  Guna Mendukung Tugas Operasional, Danlanal Bintan Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

Selanjutnya, tahap rehabilitasi ringan berupa pengecatan ulang gedung direncanakan guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan fasilitas publik pascabencana, khususnya sektor pendidikan di Kabupaten Aceh Tengah. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DARI GIUSEPPE GARIBALDI MENJADI KRI SRIWIJAYA-100, DANKODAERAL III HADIRI TRANSFORMASI KAPAL PERANG

24 September 2026 - 08:49 WIB

Ketua Umum PPAL Hadiri Peresmian KRI Sriwijaya-100

24 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Renovasi dan Resmikan Rumah Pastor GMIT Haumeniana

24 September 2026 - 08:32 WIB

Menapaki Jejak Pahlawan, Meneguhkan Pengabdian

24 September 2026 - 08:29 WIB

Prajurit Brigif 3 Kostrad Gemilang di Ring Mamasa, Sabet Empat Emas dan Tiga Perak

24 September 2026 - 08:27 WIB

Trending di TNI