Menu

Mode Gelap
KODAERAL III TERIMA KUNJUNGAN KEHORMATAN DELEGASI ANGKATAN LAUT MALAYSIA PANTAU KETAT SELEKSI PRAJURIT JALASENA, DANKODAERAL III TINJAU LANGSUNG TES SAMAPTA DI JAKARTA KODAERAL III SAMBUT KEDATANGAN KAPAL PERANG MALAYSIA KD LEKIR (F-26) DI JAKARTA Pangdivif 1 Kostrad Pimpin Sertijab Perwira dan Tradisi Korps Prajurit OJT Secapa AD di Yonif 305 Kostrad, Bentuk Perwira Tangguh dan Berjiwa Juang Yonarmed 12 Kostrad Peduli Pendidikan, Hadirkan Semangat Baru di Perbatasan

Nasional

Aliah Lestari Sayuti, S.Hum., M.Hum. (Ketua DPC Gekrafs Jakarta Timur): Sosok Calon Wakil Presiden ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya, bukan Sekadar menjadi Simbol Regenerasi atau Strategi Politik Semata

Avatar photobadge-check


					Aliah Lestari Sayuti, S.Hum., M.Hum. (Ketua DPC Gekrafs Jakarta Timur): Sosok Calon Wakil Presiden ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya, bukan Sekadar menjadi Simbol Regenerasi atau Strategi Politik Semata Perbesar

Aliah Lestari Sayuti, S.Hum., M.Hum. (Ketua DPC Gekrafs Jakarta Timur): Sosok Calon Wakil Presiden ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya, bukan Sekadar menjadi Simbol Regenerasi atau Strategi Politik Semata

 

Jakarta, 8 Februari 2026 –

 

Aktivis perempuan sekaligus Ketua DPC Gekrafs Jakarta Timur, Aliah Lestari Sayuti, S.Hum., M.Hum., menjadi narasumber dalam Talk Show Kepemudaan bertajuk “Wapres Muda 2029: Simbol Regenerasi atau Strategi Politik”. Dalam forum tersebut, Aliah menekankan pentingnya melihat dinamika politik nasional secara objektif dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan.

Menurut Aliah, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini baru berjalan sekitar satu tahun, sehingga fokus utama seharusnya masih pada konsolidasi dan efektivitas kinerja pemerintahan.

“Kalau kita bicara hari ini dengan segala dinamikanya, tentu perlu dipahami bahwa waktunya masih sangat awal. Harapan ke depan, siapapun yang mendampingi Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang benar-benar kapabel, profesional, dan mampu sejalan dengan arah serta cara berpikir Presiden,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sosok calon wakil presiden ke depan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya, bukan sekadar menjadi simbol regenerasi atau strategi politik semata.

READ  Kepala Barantin Bersama Mentan Tindak Tegas Pemasukan Beras Tanpa Dokumen Karantina

“Sudah saatnya meritokrasi dan kompetensi menjadi jalan utama dalam mengisi jabatan-jabatan politik yang diamanahkan oleh konstitusi,” tegas Aliah.

Lebih lanjut, Aliah juga menyampaikan harapannya terhadap peran organisasi kepemudaan, khususnya Bintang Muda Indonesia (BMI), agar terus menghadirkan ruang-ruang diskusi yang konstruktif. Ia menilai anak muda membutuhkan forum yang layak, inklusif, dan mampu mengakomodasi kepentingan serta gagasan mereka.

“Semoga BMI ke depan bisa terus menghadirkan acara-acara yang bermanfaat dan berdampak luas bagi masyarakat. Anak muda hari ini tidak hanya butuh ruang berekspresi, tapi juga ruang dialog yang membangun dan solutif,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMII Rayakan Puncak Harlah ke-66: Aksi Nyata PMII untuk Indonesia

26 April 2026 - 07:52 WIB

Sukses Gelar Halalbihalal & Temu Kangen IKA UNDIP 2026, Ketua Panitia, Arsyadany Ghana Akmalaputri: IKA UNDIP akan Satukan Kembali Potensi Semua Alumni untuk Kolaborasi Bisnis

25 April 2026 - 11:27 WIB

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta Gelar FGD “Strategi Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Sinergi Pemuda dalam Pengelolaan Sampah Kota yang Berkelanjutan”

25 April 2026 - 09:13 WIB

BRI KC Jakarta Sudirman 1 Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus FC Barcelona di CFD Sudirman

23 April 2026 - 08:33 WIB

TOMS Indonesia dan Content Creator Febrian Tutup Kampanye Berjalan Sambil Berbagi dengan Donasi Nyata

22 April 2026 - 17:55 WIB

Trending di Nasional