Menu

Mode Gelap
Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Rasa Aman, Senjata Lama Diserahkan Warga Menjaga Negeri, Mencerdaskan Pertiwi, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Gelar Bimbel Di Desa Sunsea Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Ketahanan Pangan, Hasil Panen Tomat Jadi Harapan Warga Cepat Dan Peduli, Yonarmed 12 Kostrad Selesaikan Pembangunan Rumah Dalam 12 Hari Atlet Lari Divif 1 Kostrad Kembali Raih Prestasi di Ajang Nasional Prajurit Yonif 318 Kostrad Raih Medali Perak Di Ajang Nasional Pencak Silat Bekasi Open

TNI

Kasad: Alat Berat Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Bencana di Sumatera

Avatar photobadge-check

*Kasad: Alat Berat Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Bencana di Sumatera*

JAKARTA, tniad.mil.id — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa pengerahan alat berat menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya untuk membersihkan lumpur dan material sisa bencana agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin apel gelar Alat Material Zeni (Almatzi) di Dermaga Satuan Angkutan Air (Satang Air) Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/1/2026). Apel gelar Almatzi ini dilaksanakan sebagai bagian dari kesiapan pengiriman bantuan alat berat TNI AD ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kasad mengungkapkan bahwa alat berat yang dikirimkan merupakan percepatan dari pengadaan tahun 2026 yang sengaja dimajukan untuk mendukung penanganan bencana di lapangan. “Jadi ini memang banyak barang-barang pengadaan tahun 2026 yang kami percepat, karena prosedurnya ada, sehingga yang harusnya dikirimkan ke satuan-satuan, kami kirimkan dulu ke tempat bencana dan juga hasil evaluasi kami, setelah sampai di sana, lumpur-lumpur yang tinggi itu tidak bisa dilakukan secara manual,” jelas Kasad.

Lebih lanjut, Kasad menambahkan bahwa pembersihan material sisa bencana dengan mengandalkan tenaga manusia dalam jumlah besar tetap tidak efektif tanpa dukungan alat berat. “Jadi kalau manusia mau berapa ribu pun, itu mungkin akan sulit, sehingga kita pikir harus _dump truck_ karena dibersihkan dari jalan langsung ke rumah, dari rumah dibersihkan lagi,” imbuhnya.

READ  Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodaeral I Terus Salurkan Bantuan

Adapun alat berat yang dikerahkan TNI AD meliputi 18 unit excavator PC 200, 3 unit excavator long arm, 7 unit buldozer, 25 unit dump truck, 2 unit kendaraan tangki BBM, 27 unit truk angkut personel, serta 7 unit kendaraan pemadam kebakaran. Seluruh alutsista tersebut dikirimkan melalui jalur laut menggunakan Kapal ADRI maupun jalur darat sesuai kondisi wilayah sasaran.

Selain itu, turut diserahkan 20 unit kendaraan penjernih air bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), dengan penyerahan yang disaksikan langsung oleh Menkopolkam Djamari Chaniago dan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Kasad berharap pengerahan alat berat ini dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, dapat kembali berjalan normal secepatnya. *(Dispenad)*

Red. Yeni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yonarmed 12 Kostrad Hadirkan Rasa Aman, Senjata Lama Diserahkan Warga

29 April 2026 - 06:35 WIB

Menjaga Negeri, Mencerdaskan Pertiwi, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Gelar Bimbel Di Desa Sunsea

29 April 2026 - 06:33 WIB

Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Ketahanan Pangan, Hasil Panen Tomat Jadi Harapan Warga

29 April 2026 - 06:31 WIB

Cepat Dan Peduli, Yonarmed 12 Kostrad Selesaikan Pembangunan Rumah Dalam 12 Hari

29 April 2026 - 06:27 WIB

Atlet Lari Divif 1 Kostrad Kembali Raih Prestasi di Ajang Nasional

29 April 2026 - 06:22 WIB

Trending di TNI